Bupati Kubu Raya, Rusman Ali Saat Menghadiri Acara Pengajian dan Sholawat Bersama di Desa Sungai Rengas (Foto: Ian/Hms)
Bupati Kubu Raya, Rusman Ali Saat Menghadiri Acara Pengajian dan Sholawat Bersama di Desa Sungai Rengas (Foto: Ian/Hms)

KalbarOnline, Kubu Raya – Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menghadiri acara Pengajian dan Sholawat bersama RKH. Fakhrillah Aschal dari Madura dan Alhabib Abdullah Ridho Bin Yahya dan Habib Fahmi Almutahar di Desa Sui Rengas Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Bupati sangat mengapresiasi kegiatan pengajian dan sholawatan yang merupakan inisiatif dari para tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat di Desa Sui Rengas khususnya di Jalan Berkat Usaha.

Menurut Bupati dengan semakin memperbanyak ibadah kepada Allah akan menjauhkan diri dari sifat-sifat tidak baik. Seperti menebar fitnah dan informasi-informasi yang menyesatkan.

“Saya sangat bangga dengan acara-acara pengajian dan sholawatan seperti ini. Ini sangat baik, tidak hanya hubungan kita dengan Allah tetapi juga dengan sesama kita. Dengan Sholawatan bersama akan membangun silaturahmi. Daripada menebar fitnah sana-sini yang hanya akan menambah dosa kita, lebih baik kita mendekatkan diri dengan sholawatan bersama dan pengajian bersama,” ujar Bupati Rusman Ali dihadapan ribuan jamaah yang hadir, Kamis (23/3) malam kemarin.

Bupati mengatakan bahwa semakin banyak kegiatan-kegiatan keagamaan di Kubu Raya akan semakin menambah rahmat bagi Kubu Raya. Menurutnya, kegiatan-kegiatan keagamaan seperti pengajin dan sholawatan dan kegiatan keagamaan lainnya akan menjauhkan manusia dari sifat-sifat tidak terpuji.

Sementara Habib Abdullah didampingi Habib Fahmi mengharapkan kegiatan mengaji dan sholawatan dapat terus ditingkatkan di masyarakat, untuk membentengi diri dari perbuatan – perbuatan tidak baik.

Habib Abdullah meminta agar masyarakat Kubu Raya tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu negatif yang belum teruji kebenarannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Menurutnya isu-isu negatif dimasyarakat yang sengaja dihembuskan oleh orang-orang tertentu untuk kepentingan pribadi hanya akan merusak keharmonisan masyarakat serta merusak silaturahmi di masyarakat.

“Mari kita bentengi diri kita dan keluarga kita dari perbuatan-perbuatan tidak baik dengan mengaji dan sholawatan seperti kita lakukan malam hari ini. Daripada kita ikut-ikutan menebar isu-isu negatif dan fitnah yang dihembuskan oleh orang-orang tertentu demi kepentingan pribadinya. Yang dirugikan kan kita juga akhirnya, kita ikut berdosa sementara orang yang menebar isu negatif, fitnah dan kebencian diuntungkan. Karena mereka berhasil merusak hubungan baik di masyarakat kita. Mari kita waspadai bersama, berfikir cerdas dan realistis menyikapi segala isu-isu negativ yang muncul di masyarakat,” tandas Habib Abdullah. (Ian)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY