by

Penyebab dan Cara Mencegah BAB Hitam saat Hamil

Mums mengalami BAB hitam? Enggak perlu khawatir, BAB hitam saat hamil sebenarnya termasuk hal yang umum terjadi. Perubahan warna feses bisa terjadi akibat pigmen makanan yang dikonsumsi, suplemen diet yang dikonsumsi, dan kondisi pencernaan selama kehamilan. Jadi, apa saja sih penyebab BAB hitam saat hamil? Kemudian, bagaimana cara mengatasi BAB hitam saat hamil? Baca penjelasan lengkapnya di bawah ini ya, Mums!

Baca juga: Ini Dia 5 Manfaat Delima untuk Ibu Hamil

Penyebab BAB Hitam saat Hamil

BAB hitam saat hamil bisa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

  1. Suplemen Zat Besi

Wanita hamil membutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak. Oleh sebab itu, dokter sering kali memberikan suplemen zat besi kepada wanita hamil untuk mencegah kekurangan nutrisi yang satu ini. Terkadang, tubuh tidak bisa menyerap semua asupan zat besi tersebut. Sisa zat besi yang tidak diserap oleh tubuh inilah yang kemudian menyebabkan BAB hitam saat hamil.

2. Makanan

Beberapa makanan, seperti buah blueberry, bisa menyebabkan BAB hitam saat hamil. Makanan lain yang mengandung pewarna buatan juga bisa memengaruhi warna BAB. Jadi, Mums perlu memerhatikan apa saja makanan yang dikonsumsi.

3. Obat

Obat lain selain suplemen zat besi juga menyebabkan BAB hitam saat hamil. Coba tanyakan ke dokter jika salah satu obat yang Mums konsumsi bisa menyebabkan perubahan warna feses.

4. Masalah Kesehatan

Masalah pencernaan, seperti ambeien, konstipasi, dan luka pada anus juga bisa menjadi penyebab BAB hitam saat hamil. Kondisi-kondisi tersebut bisa saja terjadi pada wanita hamil akibat tekanan di dalam tubuh seiring dengan perkembangan janin.

5. Perdarahan

Perdarahan di dalam sistem pencernaan, khususnya di saluran gastrointestinal bagian atas (mencakup esofagus, lambung, dan usus halus), bisa menjadi penyebab BAB hitam saat hamil.

Baca juga: Ini Buktinya Olahraga Saat Hamil Tak Harus Ribet

Waspadai Gejala Lain Bersamaan dengan BAB Hitam saat Hamil

Tergantung dari penyebabnya, kemungkinan Mums bisa mengalami gejala-gejala ini bersamaan dengan BAB hitam:

  • Demam.
  • Nyeri dada atau abdominal.
  • Diare.
  • Kesulitan bernapas.
  • Mual atau muntah darah.
  • Pusing.

Kalau Mums mengalami BAB hitam bersamaan dengan gejala-gejala di atas, sebaiknya langsung periksakan ke dokter untuk mencegah kemungkinan adanya komplikasi kehamilan.

Cara Mencegah BAB Hitam saat Hamil

Perubahan pada diet, obat, dan gaya hidup bisa membantu Mums mencegah BAB hitam saat hamil. Jadi, apa yang harus dilakukan?

  1. Konsumsi makanan yang kaya zat besi, termasuk daging merah, sayuran berdaun hijau gelap, dan sereal yang sudah ditambahkan kandungan zat besi, secara alami lebih mudah diserap oleh tubuh, sehingga bisa mencegah BAB hitam saat hamil.
  2. Jangan sembarangan minum obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Pasalnya, bisa saja obat tersebut memiliki efek samping yang bisa mengubah warna feses.
  3. Meningkatkan asupan serat akan mengurangi risiko konstipasi dan ambeien, serta melindungi saluran pencernaan. Konsultasikan dengan dokter tentang makanan berserat yang baik untuk Mums.
  4. Menjalani gaya hidup sehat dengan tidak merokok dan mengonsumsi alkohol, untuk mengurangi risiko iritasi di saluran pencernaan bagian atas. Selain itu, Mums bisa mencoba latihan senam kegel (jika diizinkan dokter) untuk meningkatkan fungsi otot di sekitar vagina dan anus. Hal ini bisa mencegah BAB hitam saat hamil.
  5. Minum air putih ya, Mums. Terkadang, konstipasi bisa disebabkan oleh dehidrasi. Pasalnya, dehidrasi menyebabkan feses mengeras dan berwarna gelap. Jadi, pastikan Mums minum air secukupnya serta mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air, contohnya mentimun dan semangka. (AS)
Baca juga: Makanan yang Dilarang untuk Program Hamil

Sumber

Mom Junction. Is It Normal To Have Black (Dark) Stool During Pregnancy?. November 2019.
The American Council on Science and Health. What Pee And Poo Color Says About Your Health. 2016.

Comment

News Feed