by

Wajibkah Bumil Selalu Tidur Miring ke Kiri? Ini Faktanya!

Hal apa yang paling nikmat untuk ibu hamil? Kebanyakan mungkin akan menjawab nikmatnya tidur tanpa gangguan. Pasalnya, di tengah frekuensi muntah, nyeri punggung, bolak-balik buang air kecil, dan keluhan lainnya, tidur menjadi tantangan tersendiri. Belum lagi, posisi tidur bumil katanya dibatasi hanya boleh miring ke kiri. Apa benar? Yuk, simak faktanya di bawah ini.

Tidur Miring ke Kiri, Haruskah?

Ibu hamil harus berbaring miring ke kiri! Tentu itu saran yang sering sekali Mums dengar, ya. Namun, apa benar hanya satu posisi ini yang diperbolehkan untuk bumil? Nyatanya tidak kok, Mums.

Anjuran untuk berbaring kiri bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah ke jantung serta memungkinkan aliran darah optimal ke janin, rahim, dan ginjal. Alasan lainnya adalah untuk mengurangi tekanan pada organ hati yang berada di sisi kanan perut.

Jika Mums berbaring di sisi kiri, maka hati tidak tertekan oleh rahim yang membesar, sehingga organ tersebut mempunyai banyak ruang untuk berfungsi dengan baik. Manfaat lainnya, posisi ini membantu mengatasi masalah pembengkakan di tangan, pergelangan kaki, dan kaki, yang biasa dialami selama hamil. Jadi, tak salah bila posisi ini sangat dianjurkan.

Namun tunggu dulu, bukan berarti bumil hanya boleh berbaring menghadap ke kiri, ya. Boleh saja kok jika Mums ingin menghadap ke kanan atau telentang selama beberapa saat, lalu kembali berbaring menghadap ke kiri.

Hanya saja, hindari berbaring telentang sepanjang malam karena rahim Mums dapat menekan vena kava (arteri yang mengalirkan darah dari tubuh bagian bawah kembali ke jantung), yang dapat mengakibatkan sirkulasi terganggu dan membuat Mums pusing. Jika Mums ingin memastikan berada di posisi tidur yang benar sepanjang tidur, Mums bisa menyusun bantal sebagai penopang tubuh agar tidak mudah bergeser.

Baca juga: Kenali Manfaat dan Dampak Penggunaan Empeng pada Bayi

Tips agar Tidur Bumil Nyenyak

Faktanya, posisi tidur apa pun selama tidak menekan area perut boleh saja Mums lakukan dalam durasi waktu tertentu. Namun tak dimungkiri, pastinya masih ada keluhan lain yang membuat Mums sulit tidur.

Nah untuk membantu meringankannya, coba beberapa tips berikut ini, yuk:

1. Kurangi minuman berkafein, seperti soda, kopi, dan teh. Jika tidak memungkinkan, setidaknya batasi asupannya pada pagi atau sore hari.

2. Hindari terlalu banyak minum dan makan berat beberapa jam sebelum tidur, terutama yang mengandung gula. Bukan hanya membuat Mums begah ketika berbaring, ini juga bisa menimbulkan sensasi panas di dada atau tenggorokan (heartburn). Jika rasa lapar membuat Mums tidak bisa tidur, cobalah makan beberapa biskuit sebelum tidur.

3. Biasakan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

4. Sempatkan untuk tidur siang singkat selama 30-60 menit agar Mums tidak terlalu lelah, yang justru bisa membuat sulit tidur di malam hari.

5. Hindari beraktivitas yang membuat kelelahan sebelum tidur, seperti berolahraga. Sebaliknya, lakukan sesuatu yang menenangkan, seperti membaca buku atau minum susu hangat.

Baca juga: Amankah Ibu Hamil Makan Keju?

6. Jika terbangun akibat kram kaki, segera luruskan kaki sambil menarik jempol kaki. Tahan posisi beberapa saat sampai rasa kram hilang. Kemudian, luruskan dan tegakkan telapak kaki secara bergantian. Untuk mencegah hal ini terulang, rutinlah meregangkan otot betis sebelum tidur. Pastikan pula Mums mendapatkan cukup kalsium dan magnesium dari asupan makanan sehari-hari, yang dapat membantu mengurangi kram kaki. Tetapi ingat, jangan mengonsumsi suplemen apa pun tanpa berkonsultasi lebih dulu kepada dokter, ya.

7. Ikuti kelas yoga atau pelajari teknik relaksasi lainnya untuk membantu Mums melepas lelah dan menenangkan sistem saraf pusat setelah hari yang sibuk.

8. Jika rasa cemas kerap membuat Mums terjaga, pertimbangkanlah untuk mendaftar di kelas pranatal atau kelas parenting. Dengan lebih banyak pengetahuan dan memiliki kenalan sesama ibu hamil, dapat membantu meredakan ketakutan yang membuat Mums sulit terlelap.

9. Jika tidak bisa tidur setelah 30 menit berbaring, bangunlah dari tempat tidur, lakukan peregangan, dan kerjakan sesuatu yang sederhana atau membosankan, misalnya melipat cucian atau membaca buku. Biasanya, Mums akan merasa cukup lelah untuk kembali tidur. Hindari layar dan perangkat elektronik karena ini akan membuat Mums makin sulit tidur.

10. Alihkan pikiran pada hal-hal yang menyenangkan, seperti suasana menyenangkan ketika berlibur, rasa nyaman ketika dipijat, dan lain-lain.

Selamat mencoba, Mums! (AS)

Baca juga: Masalah Perilaku yang Umum pada Balita

Referensi

https://www.healthline.com/health/pregnancy/sleeping-positions-in-pregnancy#back-sleeping

https://www.whattoexpect.com/pregnancy/sleep-solutions/pregnancy-sleep/

Comment

Terbaru