Bupati Sekadau, Rupinus Foto Bersama Saat Pembukaan Kegiatan O2SN - FLS2N Tingkat SD dan SMP di lapangan EJ Lantu, Kota Sekadau (Foto: Mus)
Bupati Sekadau, Rupinus Foto Bersama Saat Pembukaan Kegiatan O2SN - FLS2N Tingkat SD dan SMP di lapangan EJ Lantu, Kota Sekadau (Foto: Mus)

Imbau Guru Untuk Ingatkan Anak Didik Tidak Menggunakan Seragam di Luar Jam Sekolah, Bupati: Jangan Digunakan Untuk Main Bola, ke Ladang atau Untuk Noreh

KalbarOnline, Sekadau – Agar seragam sekolah siswa tidak cepat rusak, anak-anak diminta menjaga seragam sekolahnya. Salah satunya, tidak menggunakan seragam sekolah untuk bermain, ke ladang atau lain sebagainya, kecuali untuk bersekolah.

Bupati Sekadau, Rupinus, SH., M.Si, mengimbau para guru untuk mengingatkan kepada anak didiknya agar tidak menggunakan pakaian seragam di luar jam sekolah. Ia mengatakan, kepala sekolah harus mengingatkan anak didiknya ketika pulang sekolah seragam yang dikenakannya untuk diganti.

“Baju seragam jangan untuk main bola, jangan untuk ke ladang atau dipakai noreh. Pakaian seragam hanya untuk sekolah,” ujarnya disela-sela kegiatan pembukaan O2SN dan FLS2N tingkat SD dan SMP di lapangan EJ Lantu, Kota Sekadau, Kamis (20/4).

Hal itu, kata Rupinus, agar pakaian seragam siswa tidak cepat rusak. Sehingga, kata dia, seragam itu tidak digunakan oleh siswa saat diluar jam sekolah.

“Beberapa waktu lalu ada televisi dan media sosial Presiden mengirim baju seragam untuk anak-anak di Bengkayang. Seragam sekolah kalau dipakai untuk bermain, pergi ke ladang kan cepat lusuh,” kata dia.

Untuk itu, ia meminta peran serta guru dalam mengingatkan anak didiknya. Sehingga, kata dia, tidak ada anak-anak sekolah khususnya di Kabupaten Sekadau yang menggunakan seragam yang lusuh atau kotor.

“Ini perlu perhatian bersama. Untuk itu, tolong kepala sekolah atau guru imbau anak muridnya, pakaian sekolah jangan untuk main bola, jangan untuk noreh, jangan untuk ke ladang pakai seragam sekolah untuk sekolah saja,” pungkasnya. (Mus)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY