Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, Saat Menyerahkan Penghargaan Kepada 30 Orang Guru Atas Pengabdian dan Jasanya Dalam Membina Pramuka di Sekadau (Foto: Mus/Hms)
Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, Saat Menyerahkan Penghargaan Kepada 30 Orang Guru Atas Pengabdian dan Jasanya Dalam Membina Pramuka di Sekadau (Foto: Mus/Hms)

Aloysius : Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Perekat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

KalbarOnline, Sekadau – Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, SH, M.Si yang juga merupakan Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sekadau didampingi isterinya yang juga ketua Gabungan Organisasi (GOW) Kabupaten Sekadau, Ny Vixtima Herisupriyanti, A.Md memimpin upacara peringatan Hari Pramuka ke-56 di Lapangan Sepakbola Sp 2 Maboh Permai, Kecamatan Belitang, Senin (28/8).

Turut hadir pada acara itu Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Cabang Kabupaten Sekadau, Herman Bakar yang juga anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Pejabat yang mewakili Polres Sekadau, Kepala Kemenang Kabupaten Sekadau, Camat Belitang, Camat Belitang Hilir, Danramil Belitang dan tamu undangan lainnya.

Kedatangan Wakil Bupati Sekadau disambut antusias oleh masyarakat Desa Sp 2 Maboh Permai. Wabup dikalungi bunga dan sekaligus didaulatkan untuk memancong buluh muda. Kedatangan orang nomor dua di Bumi Lawang Kuari ini juga disambut dengan iring-iringan tarian dayak Mualang.

Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Dr Adhyaksa Dault yang dibacakan langsung oleh Wabup mengatakan bahwa gerakan pramuka yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote, dari pelosok desa terpencil sampai ke kota dan perwakilan luar negeri di kedutaan besar dan konsulat jenderal merupakan garda terdepan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada satya dan darma pramuka harus benar-benar tertanam dalam hati setiap insan pramuka sebagai pedoman bersikap dan berprilaku.

Menurutnya gerakan pramuka berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda indonesia.

“Pesan bung karno ketika itu berusahalah sehebat-hebatnya untuk mengembangkan dan meluaskan gerakan kita. Sampai pada suatu ketika setiap anak dan pemuda serta pemudi kita, baik mahasiswa yang di kota maupun yang menggembala kerbau di desa, dengan rasa bangga dan terhormat dapat menyatakan aku pramuka Indonesia,” ujar Ketua DPD Partai PDIP Kabupaten Sekadau menirukan kata Adhyaksa Dault.

Lebih jauh dikatakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sekadau ini Gerakan pramuka menjadi rumah besar dalam menyatukan bangsa Indonesia.

“Saya yakin pramuka dapat menyatukan bangsa ini ketika banyak pihak yang memiliki berbagai kepentingan lainnya,” paparnya.

Ditambahkannya, potensi gerakan pramuka sangat besar, mimpi dan visi- misinya besar, anggota tersebar di seluruh pelosok tanah air, dan jaringan yang kuat dengan organisasinya yang terstruktur secara sistematis.

“Kakak-kakak dan adik-adik yang saya banggakan, dengan mengusung tema hari pramuka ke-56 tahun 2017 yaitu “Bekerja untuk kaum muda, mewariskan yang terbaik bagi bangsa” mengindikasikan bahwa gerakan pramuka tetap konsisten dan fokus dalam mendidik kaum muda berkarakter melalui berbagai kegiatan yang lebih melibatkan kaum muda untuk mewariskan yang terbaik bagi bangsa, utamanya menyiapkan generasi mileneal untuk menjadi pemimpin terbaik bagi bangsanya,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya, selaku Ketua Kwarnas bahwa gerakan pramuka tetap mengharapkan dukungan dari berbagai pihak.

“Kepada pemerintah, kami berharap agar gerakan pramuka selalu diberi ruang dan dukungan untuk dapat terus merealiasikan visi-misinya, khususnya terhadap pelaksanaan pembentukan karakter kaum muda Indonesia di seluruh tanah air, sebab, kita sangat yakin bahwa pramuka inilah garda terdepan bangsa, garda terdepan pancasila, yang merupakan aset penting bagi keutuhan NKRI,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Cabang Kabupaten Sekadau, Herman Bakar dalam laporannya menyampaikan seyokyanya upacara peringatakan HUT Pramuka ke-58 dilaksanakan pada 14 Agustus 2017, namun karena kesibukan menjelang HUT Kemerdekaan ke-72 RI sehingga pelaksaan pelaksanaanya ditunda.

“Upacara dalam rangka HUT Pramuka ini seyokyanya kita gelar 14 Agustus 2017 yang lalu, namun karena banyaknya kegiatan menjelang 17 Agustus 2017 sehingga pelaksanaanya baru bisa dilaksanakan pada hari ini,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu Herman yang juga anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari fraksi PAN menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang sudah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam pembinaan Kepramukaan di Kabupaten Sekadau.

“Terima kasih juga kepada pihak pihak lain yang sudah mendukung kegiatan kepramukaan di Kabupaten Sekadau,” imbuhnya.

Usai upacara dilaksanakan berbagai penampilan dan atraksi yang persembahkan oleh anak-anak pramuka kecamatan belitang.

Salah satu penampilan yang dipersembahkan mereka adalah tarian kolaborasi antar etnis dayak, Melayu dan Batak.

Tarian yang dipersembahkan oleh anak-anak pramuka ini menunjukan keberagaman suku, etnis dan budaya di Kecamatan Belitang yang selama ini terjalin dengan sangat harmonis, aman, tentram, damai dan saling mengasi dan tolransi.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati juga meyerahkan penghargaan kepada 30 orang guru atas pengabdian dan jasa jasanya dalam membina pramuka di Kabupaten Sekadau. (Mus/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY