by

Bupati Karolin Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Kapuas Pengamanan Nataru di Landak

Bupati Karolin Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Kapuas Pengamanan Nataru di Landak

KalbarOnline, Landak – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menjadi inspektur apel Gelar Pasukan OPS Pol terpusat Lilin Kapuas 2021 dalam rangka mengecek kesiapan pengamanan dan meningkatkan sinergitas Polri dengan Instansi terkait untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pada perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Kabupaten Landak, di Lapangan Mako Polres Landak, Kamis (23/12/2021).

Dalam arahan Kapolri yang dibacakan oleh Bupati Landak mengatakan apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Kapuas 2021 ini dalam rangka pengamanan perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan Mitra kamtibmas lainnya.

Bupati Karolin Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Kapuas Pengamanan Nataru di Landak

“Polri menyelenggarakan Operasi Lilin-2021 yang akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai dari tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022, dengan mengedepankan kegiatan premtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman,” kata Karolin membacakan arahan Kapolri.

Lebih lanjut Kapolri menjelaskan bahwa pengamanan tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadi cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi COVID-19 saat ini, harus lebih peduli, agar kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru tidak menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran COVID-19.

“Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus kita antisipasi, antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan,” terang Karolin.

BACA JUGA:  Pj Sekda Ketapang Ingatkan Masyarakat Tetap Terapkan Prokes di Perayaan Nataru

Di akhir kegiatan Bupati Landak yang didampingi Kapolres Landak memberikan penghargaan kepada Bhabinkamtibmas berprestasi dan pemberian penghargaan kepada Kepala Unit Tipiter Satuan Reskrim Polres Landak.

Comment

Terbaru