Serap Aspirasi, Bacalon Bupati Landak Yulius Aho Sambangi Para Pedagang Pasar Ngabang

KalbarOnline, Landak – Bakal calon (bacalon) Bupati Landak periode 2025 – 2030 yang juga pengusaha muda asal Kecamatan Sebangki, Yulius Aho melakukan blusukan di pasar Ngabang, pada Kamis (04/04/2024).

Dalam blusukan tersebut, Yulius Aho banyak melakukan dialog bersama sejumlah pedagang sembari membeli barang dagangan mereka.

Blusukan yang dilakukan Yulius Aho ini disambut antusias para pedagang. Sebab kedatangan Yulius Aho membawa berkah tersendiri bagi mereka. Selain blusukan di pasar Ngabang, Yulius Aho juga menyempatkan diri bertemu masyarakat di salah satu warung kopi di pasar Ngabang guna melakukan dialog bersama sejumlah masyarakat.

“Memang sebagai warga wajib kita mengetahui harga dan sumber sayur itu datang dari mana,” ungkap Yulius Aho.

Yulius Aho dalam dialognya bersama beberapa para pedagang mengatakan, bahwa sayur-sayur yang dijual pedagang sejauh ini sebagian masih banyak berasal dari luar Kabupaten Landak. Karena itu ia mengatakan, jika dirinya dipercayakan oleh masyarakat duduk sebagai Bupati Landak, maka salah satu programnya adalah pemberdayaan para petani di Kabupaten Landak.

Baca Juga :  Penangkapan Oleh Densus 88 di Ngabang, Bukan Teroris Tapi Pelaku Hate Speech?

“Kita Landak ini kan kaya ya, artinya semua kita memenuhi di sini untuk petani, harusnya memang sayur-sayur ini tidak perlu lagi datang dari luar seperti Pontianak atau daerah lainnya. Kita Landak sendiri bisa menghasilkan sayur lebih baik, nanti lewat dinas pertanian harus kita galakan di bidang pertanian,” terangnya

Yulius Aho menilai, bahwa pemberdayaan para petani di Kabupaten Landak sendiri melalui dinas pertanian yang ada sudah cukup baik, namun ke depan menurutnya memang perlu ditingkatkan untuk jauh lebih baik.

“Kalau saya melihat barangkali sudah cukup baik, tetapi nanti akan kita tingkatkan jauh lebih baik lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolsek Menjalin: Pelajar Berpotensi Jadi Sasaran Ancaman Hoax, SARA dan Hate Speech

Yulius Aho juga mengatakan, bahwa program blusukan ke lapangan nantinya akan menjadi program rutin dirinya jika dipercaya oleh masyarakat memimpin Landak lima tahun mendatang, mengingat sebagai seorang pemimpin, haruslah rajin-rajin turun ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat secara langsung.

“Jadi seorang pemimpin itu harus sering turun ke lapangan, seorang pemimpin tidak boleh terlalu banyak di kantor, dia harus menyerap semua aspirasi masyarakat dari bawah sampai tingkat menengah,” ungkapnya.

Selanjutnya, Yulius Aho berharap melalui blusukan yang dilakukannya ini, masyarakat lebih mengenal dirinya serta ia juga bisa mendengar apa yang menjadi kesulitan di masyarakat.

“Harapan saya masyarakat lebih mengenal siapa Yulius Aho, dan kita wajib mau jadi kepala daerah harus mengetahui dari segi apapun,” tandasnya. (Adi LC)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment