by

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Muda – Jiwo

KalbarOnline, Kubu Raya  – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar kegiatan ‘Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, Muda – Jiwo yang dilangsungkan di Hotel Gardenia Kubu Raya, Senin (17/2/2020). Bertindak sebagai narasumber utama, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan, refleksi adalah suatu cara untuk melihat dengan perspektif yang lebih dalam.

Menurut Muda, birokrasi merupakan alat untuk bisa mengorganisasikan langkah-langkah kerja pemerintah. Ketika birokrasi lambat, tidak peka, dan tidak responsif padahal perkembangan begitu cepat, maka akan terjadi banyaknya pembiaran.

“Tahun ini kita memasuki bonus demografi. Ini catatan paling penting buat kita. Karena ketika kita memasuki bonus demokrasi, kita pun harus bisa membuat suatu desain pemikiran dan pemahaman,” sebutnya.

Muda menuturkan, sejak kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sudah mengambil langkah-langkah mulai dari dasar. Seperti dalam sistem perencanaan dan penganggaran serta dalam sistem mengawal ritme anggaran dan kinerja.

“Begitu juga dengan regulasi. Bahkan regulasi yang terbanyak selama 12 tahun Kabupaten Kubu Raya, dalam catatan Bagian Hukum Sekretariat Daerah, adalah di tahun 2019,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, tuturnya, fokus pada program terintegrasi yang menghasilkan banyak manfaat. Ia menyebut di tahun pertama pemerintahannya cukup banyak yang telah disiapkan.

“Bahkan regulasi-regulasi sudah sangat banyak kita wujudkan, termasuk regulasi yang bersifat inovasi,” ucapnya.

Refleksi, menurutnya, dilakukan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah bisa terintegrasi. Sehingga ketika program kerja terintegrasi dan sinergis, maka pemberberdayaan termasuk ekonomi lokal akan semakin kuat. (ian)

Comment

News Feed