by

Buka Pasar Murah Ramadhan, Bupati Sekadau : Semoga Bermanfaat

KalbarOnline, Sekadau – Bupati Sekadau, Rupinus, SH., M.Si secara resmi membuka pasar murah Ramadhan di komplek Pasar Baru Sekadau, Selasa (14/5/2019).

Pasar murah Ramadhan ini merupakan operasi pasar yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Koperasi, UKM dan Perdangangan Kabupaten Sekadau.

Pasar murah Ramadhan yang dilakukan Pemkab Sekadau bekerjasama dengan Pemprov Kalbar
Pasar murah Ramadhan yang dilakukan Pemkab Sekadau bekerjasama dengan Pemprov Kalbar (Foto: Mus)

Bupati Rupinus dalam sambutannya menyatakan bahwa pasar murah Ramadhan ini sebagai bentuk perhatian dan tindakan nyata pemerintah dalam membantu masyarakat yang menjalani hari besar keagamaan.

“Tentunya pasar murah Ramadhan ini dimaksudkan untuk mendapatkan sembako dan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Orang nomor wahid di Bumi Lawang Kuari ini turut mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Kalimatan Barat melalui Dinas Perdagangan yang telah mengadakan pasar murah Ramadhan di Sekadau.

“Sembako yang dijual dengan harga murah ini, semoga bermanfaat untuk kebutuhan menjelang hari raya Idul Fitri,” ucapnya.

Bupati juga berpesan agar warga yang mengantri tetap tertib serta tidak berdesak-desakan untuk mendapatkan sembako.

Adapun sembako yang dijual dalam pasar murah Ramadhan ini antara lain sebagai berikut.

  • Beras (BERAS KITA) dengan kemasan 5 kilogram seharga Rp40 ribu
  • Gula Pasir (MANIS KITA) kemasan 1 kilogram seharga Rp8 ribu
  • Minyak Goreng kemasan 1 liter seharga Rp10 ribu
  • Tepung Terigu kemasan 1 kilogram seharga Rp6 ribu
  • Tepung Gula kemasan 500 gram seharga Rp5 ribu
  • Susu Kental Manis per/kaleng seharga Rp7 ribu
  • Mentega per/sachet seharga Rp2 ribu
  • Sirup ABC per/botol seharga Rp10 ribu
  • Sirup Marjan per/botol seharga Rp15 ribu

Dalam waktu kurang lebih 3 jam setelah dibuka oleh Bupati, seluruh sembako yang dijual di pasar murah Ramadhan itu habis diserbu oleh masyarakat yang telah mengantri sejak pagi hari. (Mus)

Comment

News Feed