Pemkab Kubu Raya Gandeng KPK, Sujiwo : Minimalisir Kebocoran PAD

Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo saat memimpin pertemuan OPD Kubu Raya dengan Komisi Pemberantasan Korupsi
Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo saat memimpin pertemuan OPD Kubu Raya dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (Foto: ian)

Sujiwo : Bina OPD, Kecamatan Hingga Desa

KalbarOnline, Kubu Raya – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipimpin oleh Kepala Satgas Karsupgah KPK, Sugeng mendatangi Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (22/2/2019).

Adapun maksud kedatangan rombongan KPK ke Kubu Raya dalam rangka melakukan monitoring dan pembinaan terkait dengan upaya-upaya pencegahan terhadap perilaku dan tindak pidana korupsi.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo membuka pertemuan OPD dengan Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, di ruang Rapat Bupati Kubu Raya. Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo menegaskan pihaknya akan terus melakukan kerjasama dengan KPK dalam rangka melakukan upaya-upaya pencegahan.

Terutama, dikatakan Sujiwo bagi OPD yang erat kaitannya dengan pendapatan daerah. Untuk itu, kedatangan tim dari Deputi Pencegahan KPK tersebut pada hari ini adalah dalam rangka pengoptimalan Pendapatan Daerah Kubu Raya, dengan meminimalisir kemungkinan terjadinya kebocoran dan penyalahgunaan wewenang.

“Jadi hari ini, kita sangat bersyukur, teman-teman dari Deputi pencegahan KPK berkenan melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap teman-teman OPD terutama yang berkaitan langsung dengan pendapatan-pendapatan daerah ataupun yang erat kaitannya dengan retribusi dan lainnya, termasuk perijinan,” ujar Sujiwo.

Sujiwo menegaskan, pihaknya akan terus menerus melakukan pembinaan guna menekan kemungkinan terjadinya kebocoran-kebocoran PAD. Sebab menurutnya, semua kegiatan pelayanan langsung kepada masyarakat harus dibentuk dan dibagun dengan sistem yang baik.

Menurutnya, sistem yang baik akan secara otomatis memberikan pelayanan yang baik. Demikian juga sebaliknya, apabila sistem pelayanan kurang baik, makan akan mempengaruhi pelayanan-pelayanan yang sekalipun sudah baik menjadi kurang baik.

“Misalnya, apabila sebuah system yang sangat baik akan mempengaruhi orang yang tidak baik sekalipun akan menjadi baik, demikian juga sebaliknya, jika sistem tidak baik orang yang baik sekalipun bias menjadi tidak baik. Untuk itu, kita ingin semuanya menajdi baik. Kita ingin membangun sebuah sistem pelayanan kepada masyarakat kita dengan baik,” tukasnya.

Kedepan kata Sujiwo, pihaknya akan menggandeng KPK tidak hanya melakukan pembinaan kepada OPD akan tetapi juga hingga ke Desa-Desa dan Kecamatan. Sehingga terbangun sebuah tradisi yang baik dan pemahaman yang baik akan upaya-upaya pencegahan pungli dan korupsi. (ian)

Tinggalkan Komentar