Daftar Tunggu Antrean Haji di Kubu Raya Capai 24 Tahun

KalbarOnline, Kubu Raya – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar manasik dan pelepasan 325 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kubu Raya Tahun 2024, di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (06/05/2024).

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Kubu Raya, Syarif Kamaruzaman mengatakan, bahwa haji merupakan rukun Islam yang kelima yang wajib ditunaikan oleh setiap umat Islam yang telah memenuhi syarat dan mampu. Baik mampu secara ekonomi, fisik dan mental, serta spiritual.

Menurutnya, beruntunglah mereka yang telah bisa memenuhi panggilan dari Allah untuk menunaikan ibadah haji tersebut.

“Selamat kepada yang tahun ini diberikan nikmat dari Allah sehingga mampu menunaikan ibadah haji. Terasa istimewa karena bapak, ibu, dan saudara-saudari yang terpilih untuk mendatangi Baitullah, Tanah Suci Makkah dan Madinah,” kata Kamaruzaman.

Dirinya mengatakan masih banyak jemaah calon haji di Indonesia yang mendaftar, namun masih harus mengantre bertahun-tahun untuk mendapatkan kuota keberangkatan.

Baca Juga :  Buka Puasa Tidak Perlu Mewah-Mewah

“Kabupaten Kubu Raya sendiri antreannya tergolong cukup panjang berkisar antara 23 hingga 24 tahun,” tuturnya.

Pemerintah selaku penanggung jawab penyelenggara ibadah haji, lanjut Kamaruzaman, terus berupaya menyempurnakan dan meningkatkan manajemen pelaksanaan perhajian Indonesia. Baik yang meliputi pembinaan, pelayanan, hingga perlindungan dengan menyediakan fasilitas kemudahan, keamanan, dan kenyamanan yang diperlukan oleh jemaah haji.

“Termasuk bimbingan manasik haji yang akan kita laksanakan, mudah-mudahan semua jemaah calon haji dapat mengikuti bimbingan ini dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Lebih lanjut Kamaruzaman mengingatkan, haji merupakan perjalanan ibadah yang cukup berat karena melibatkan kemampuan fisik dan mental. Selain itu, haji juga tidak bisa dilaksanakan dengan menuruti kemauan sendiri, melainkan harus sesuai aturan syariat dan regulasi yang ditentukan oleh pemerintah Indonesia  dan pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Baca Juga :  Pj Bupati Kamaruzaman Minta Puskesmas Berikan Pelayanan Humanis

“Karena beratnya pelaksanaan ibadah haji tersebut, tentu saja memerlukan persiapan yang matang baik dari segi pembinaan terhadap jemaah calon haji maupun petugas yang melayani jemaah sejak dari pendaftaran hingga pemberangkatan dari tanah air sampai ke tanah suci Makkah dan hingga kembali di tanah air atau kampung halaman nanti,” tuturnya.

Dirinya pun berharap, agar semua jemaah calon haji dapat menjaga kesehatan diri baik jasmani maupun rohani, sehingga aktivitas ibadah haji terlaksana dengan baik dan menyeluruh.

Pembukaan manasik dan pelepasan JCH Kabupaten Kubu Raya dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Suharso, Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kubu Raya Ruslan. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment