Dukungan Semakin Menguat, Petani Karet Satukan Suara Menangkan Midji – Norsan

Salah Seorang Warga Silat Hulu, Kapuas Hulu, Saat Menyampaikan Aspirasi Petani Karet Kepada Calon Gubernur Kalbar Nomor Urut 3, Sutarmidji (Foto: RMN)
Salah Seorang Warga Silat Hulu, Kapuas Hulu, Saat Menyampaikan Aspirasi Petani Karet Kepada Calon Gubernur Kalbar Nomor Urut 3, Sutarmidji (Foto: RMN)

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Dalam lawatan safari dialoginya bersama masyarakat Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 3 (tiga), Sutarmidji menegaskan komitmen Midji – Norsan terkait persoalan harga Karet yang semakin hari semakin anjlok.

Pada sesi dialog, sejumlah tokoh masyarakat mencurahkan keluhan masyarakat Kapuas Hulu terkait harga karet yang semakin rendah nilai jualnya.

Salah seorang warga, Ingtong yang merupakan petani karet mengatakan bahwa harga karet semakin hari sangat rendah nilai jualnya yang saat ini berkisar mulai Rp5.000 sampai Rp6.000.

Tentu hal ini, lanjutnya, membuat penghasilan para petani karet menjadi rendah.

“Harga jual karet sangat rendah. Semakin lama semakin menurun, sekarang saja hanya Rp5 ribu sampai Rp6 ribu. Tidak ada solusi dari pemerintah pusat selama ini. Kalau dibiarkan membuat pendapatan para petani rendah,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Sutarmidji menegaskan bahwa Midji – Norsan untuk meningkatkan harga Karet yang beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.

“Harga karet itu semakin hari semakin mengalami penurunan. Saya komitmen jika terpilih sebagai Gubernur, saya akan buat inovasi untuk mengembangkan karet di Kalimantan Barat. Kalbar ini daerah penghasil, harusnya sebagai daerah penghasil karet, masyarakat Kalbar dapat sejahtera dengan menjual karet,” tukas Sutarmidji.

Adapun inovasi dalam meningkatkan harga karet, jelas Sutarmidji, yakni dengan mendorong terbentuknya pabrik pengolahan karet. Sehingga karet dapat diolah menjadi barang jadi. Menurutnya, dengan mengolah bahan mentah karet menjadi barang jadi, maka akan meningkatkan nilai jual dari karet tersebut.

“Komitmen saya dan pak Norsan sudah jelas, kita akan dorong berdirinya pabrik karet yang dapat mengolah karet menjadi barang jadi. Potensinya sangat besar, banyak barang-barang yang dibutuhkan berasal dari karet. Saya yakin dengan adanya pabrik karet, maka nilai jual karet akan meningkat dan masyarakat dapat sejahtera,” tegasnya.

Mendengar penyampaian Sutarmidji terkait peningkatan harga karet, Ington mengaku gembira.

Menurutnya, masyarakat Kapuas Hulu tentu sudah tidak ragu lagi untuk memilih Midji – Norsan di Pilgub Kalbar 2018.

“Masyarakat sangat menginginkan Sutarmidji – Ria Norsan memimpin Kalimantan Barat. Kami juga berharap setelah terpilih, Pak Sutarmidji dan Pak Ria Norsan dapat merealisasikan komitmen tersebut,” harapnya.

“Kami sangat menginginkan nilai jual karet dapat meningkat, untuk itu kami semua masyarakat Silat Hulu siap mencoblos nomor urut tiga pada 27 Juni nanti dan siap memenangkan pasangan Midji – Norsan sebagai pemimpin Kalbar. Selain komitmen tersebut, program kerja dan visi-misi Midji – Norsan juga sudah jelas dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkap Ington.

Senada dengan Ington, tokoh masyarakat setempat, Rusdi yang juga merupakan petani karet mengatakan bahwa selama ini memang persoalan karet belum juga teratasi.

Menurut Rusdi, program kerja yang ditawarkan Midji – Norsan kepada masyarakat, terlebih lagi terkait persoalan harga karet sangat sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

“Memang selama ini harga karet menjadi masalah bagi masyarakat. Saya sangat mendukung program Sutarmidji yang berkomitmen untuk tingkatkan harga karet. Kami sangat ingin harga karet meningkat. Saya mengajak masyarakat semua masyarakat untuk memilih pasangan nomor urut tiga, pasangan Midji – Norsan, menang, menang, menang,” serunya. (Haq/MCMN)

Tinggalkan Komentar