by

Walau Bertarung dengan Gigih, Hendra/Ahsan Gagal Mempertahankan Gelar

KalbarOnline.com-Ganda nomor dua dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan gagal mempertahankan gelar juara mereka pada ajang BWF World Tour Finals.

Pada final edisi 2020 di Impact Arena, Bangkok, hari ini (31/1), Hendra/Ahsan tumbang dari pasangan nomor satu Taiwan Lee Yang/Wang Chi-lin.

Bertarungan dengan sangat gigih, Hendra/Ahsan kalah dalam dua game dengan skor 17-21 dan 21-23.

Pada game pertama, Lee/Wang memang langsung menghajar pertahanan Hendra/Ahsan dengan modal power dan kecepatan yang mereka miliki. Nyaris tidak ada reli-reli panjang.

Lee/Wang langsung unggul cepat dalam kondisi 8-3 dan 11-4. Mereka meraih banyak angka dari permainan servis, pengembalian, dan bola ketiga. Sangat cepat dan efisien.

Walau begitu, setelah interval, Hendra/Ahsan mulai menemukan warna permainan mereka sendiri. Mereka mengajak Lee/Wang untuk berlaga dengan reli-reli panjang. Hasilnya, Hendra/Ahsan terus mengejar dan bahkan unggul dalam situasi 15-14.

Sayang, dalam situasi ketat itu, Hendra/Ahsan kembali tersedot dalam pola permainan Lee/Wang. Alhasil, pasangan nomor tujuh dunia itu terus melaju dan akhirnya menutup game pertama dalam situasi 21-17.

Di game kedua, Hendra/Ahsan berusaha untuk mendikte permainan sejak awal. Hasilnya, The Daddies unggul lebih dulu dalam situasi 10-7.

Tetapi Lee/Wang berhasil bangkit, mencetak empat angka beruntun, dan akhirnya mencapai interval lebih dulu dengan kondisi 11-10. Lee/Wang bahkan berhasil terus melaju dan unggul dalam posisi 14-11. Tetapi Hendra/Ahsan sukses menikung dengan skor 18-16 dan mencapai game point dalam situasi 20-19.

Sayang, dalam situasi kritis, Hendra/Ahsan gagal menahan gempuran Lee/Wang. Hasilnya, Hendra/Ahsan tumbang di game kedua dalam kedudukan 21-23.

Hari ini merupakan final keempat bagi Hendra/Ahsan. Sebelumnya, mereka juga mencapai final pada 2013, 2015, dan 2019. Dalam tiga final sebelumnya, Hendra/Ahsan bablas menjadi juara.

BACA JUGA:  Awalnya Mengaku Nervous, Bangkit, Sikat Eks No 1 Dunia, dan Jadi Juara

Comment