Mental Sensasional, Tunggal Indonesia 17 Tahun Jadi Penentu Kemenangan

KalbarOnline.com-Komang Ayu Cahya Dewi tampil sangat luar biasa pada pertandingan kelima antara tim Rajawali melawan Banteng di ajang Mola TV PBSI Thomas & Uber Simulation 2020.

Tunggal ketiga Rajawali tersebut mengalahkan Ester Nurumi Dwi Wardoyo dalam sebuah laga rubber game yang menegangkan dengan skor 21-19, 17-21, 21-19.

Hasil itu membuat Rajawali menang dengan skor 3-2. “Saya seneng jadi penentu dan menyumbang poin penting. Dukungan tim begitu meriah kepada saya,” kata Komang dalam wawancara pinggir lapangan dengan Mola TV.

“Kalau dari permainan, secara head-to-head saya kalah. Tetapi saya nothing to lose saja. Kalau laga penentuan ini, mentalnya seperti diadu. Tegang ya ada sedikit. Tetapi beban sih enggak,” tambahnya.

  • Baca Juga: Pembantaian, Fitriani Cuma Beri Empat Poin kepada Ruselli di Game 2

Game pertama berlangsung dengan sangat seru. Saling kejar poin terjadi. Namun, dalam kondisi kritis, Komang berhasil keluar dari tekanan. Sebuah smes menyilang keras ke arah kiri pertahanan Ester membuat Komang merebut game pertama dengan skor 21-19.

Baca Juga :  Ganda Indonesia No 32 Dunia Gagal Ulangi Hasil Dahsyat Dua Tahun Lalu

Pada awal game kedua, Ester berhasil memimpin dengan skor 17-11. Kesalahan demi kesalahan dari Komang, sukses membuat Ester bangkit. Pemain 16 tahun itu lebih sabar. Dan akhirnya, dia merebut game kedua dalam kedudukan 21-17.

Game ketiga menunjukkan kekuatan mental Komang yang sensasional. Dia tertinggal 15-18. Tetapi masih bisa menggeliat bangkit, menikung, dan akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 21-19.

“Di game ketiga, mungkin poinnya lebih jauh. Dia ingin cepet-cepet matiin dan game. Jadi, saya sabarin saja. Saya nggak takut atau gimana dalam situasi itu. Karena saya punya tim pendukung juga,” kata pemain berusia 17 tahun yang masih ada di ranking 591 dunia itu.

Tim Rajawali sejatinya unggul 2-0 lebih dulu. Fitriani mencetak angka pertama. Secara mengejutkan, Fitriani membantai Ruselli Hartawan dalam dua game dengan skor 24-22, 21-4.

Baca Juga :  Mundur dari Thomas & Uber Cup, PBSI Bisa Gelar Simulasi Piala Sudirman

Rajawali menggandakan keunggulan melalui ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. Ganda nomor dua Indonesia itu berhasil mengalahkan ganda dadakan Amalia Cahaya Pratiwi/Apriyani Rahayu dalam dua game langsung dengan skor 21-14 dan 21-15.

Tim Banteng sukses besar lolos dari kekalahan dini. Tunggal kedua Choirunnisa memperpanjang napas timnya dengan mengalahkan tunggal junior Saifi Rizka Nur Hidayah. Choirunnisa menang dua game mudah dengan skor 21-13 dan 21-14.

Ganda muda Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari membuat tim Garuda menyamakan kedudukan 2-2. Rachel/Meilysa membekap Melani Mamahit/Tryola Nadia dalam dua game langsung dengan skor 21-19, 21-19.

Penampilan impresif Komang pada akhirnya berhasil menyetop momen menang Rajawali. Satu angka dari dua, menjadikan Garuda mendulang kemenangan pertama pada ajang simulasi ini.

Comment