by

Lantik 60 Kades Terpilih, Bupati dan Wabup KKR Pesankan Sejumlah Amanah

KalbarOnline, Kubu Raya – Sebanyak 60 Kepala Desa terpilih dengan masa bakti 2019-2025 dilantik dan diambil sumpah jabatannya secara resmi di Aula Gardenia, Selasa (17/12/2019) pagi. Pengambilan sumpah jabatan tersebut dihadiri langsung Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan bersama istri, Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo, bersama istri, Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam bersama istri, Kapolresta Kubu Raya, AKBP Yani Permana, Kejari Mempawah, Antoni Setiawan serta Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Yuslanik.

Diwawancarai usai pelantikan, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan berpesan agar seluruh Kades terpilih menindaklanjuti sistem yang sebelumnya telah disusun oleh Pemerintah Kubu Raya. Hal ini dimaksudkan Muda, agar setiap desa terjadi percepatan-percepatan dalam segala sektor untuk dituangkan ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa.

“Kita juga telah mengatur Pokja dalam rangka percepatan yang dituangkan dalam Peraturan Bupati, kemudian Pengelolaan Keuangan Desa melalui Cash Manajemen System (CMS) yang mudah-mudahan di tahun 2020 semua desa sudah bisa menerapkannya,” tukasnya.

Percepatan yang dimaksud Bupati yakni pengelolaan Dana Desa yang efektif untuk membuka lapangan pekerjaan, karena hal tersebut dibutuhkan masyarakat. Dirinya mencontohkan salah-satunya seperti pemberdayaan ekenomi rakyat kemudian pelayanan di sektor kesehatan masyarakat.

“Supaya kebijakan desa mengarah ke situ (pelayanan kesehatan) agar mempercepat derejat kesehatan masyarakat. Kesehatan anak dan ibu, termasuk pendukung arah kebijakan seperti pertanian, perikanan, yang memang didaerah kita ini harus kita perkuat,” jelasnya.

Maka dari itu, kata Muda para Kepala desa agar segera menyusun program-program. Usai pelantikan di bulan Desember, RPJMDes sudah bisa disusun oleh Pemerintah desa yang kemudian disusul penyusunan RKPDesa.

“Paling tidak di bulan Februari tahun 2020, RAPBDesa sudah disahkan. Yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat di desa-desa,” harapnya.

Lebih jauh Bupati mengatakan, di tahun 2020 mendatang pihaknya akan melakukan pendataan yang melibatkan jajaran Pemerintah desa serta PKK Desa (Dasa Wisma) dalam melakukan pendataan secara by name by adress disetiap rumah tangga.

“Semua data, sosialnya, ekonomi, aset, segala hal yang menyangkut rumah tangga tersebut. Dengan seperti ini berbasis data maka kebijakan-kebijakan ke depan dapat terukur dengan baik yang pada akhirnya kita bisa ketahui keadaan warga seperti rumah tidak layak huni dan sebagainya termasuk usaha-usaha pertanian maupun UMKM yang ada di masyarakat,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menegaskan amanat yang diemban oleh para Kepala Desa terpilih untuk mengelola keuangan desa berpedoman pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Selanjutnya pengelolaan keuangan desa dilakukan secara profesional, transparan serta akuntabel.

“Itu sudah merupakan suatu kenisyacaan, sehingga ke depannya keuangan desa ini dikelola secara profesional, transparan serta akuntabel, saya yakin tidak akan ada permasalahan,” lanjutnya.

Selain itu, Sujiwo berpesan kepada seluruh kepala desa terpilih agar menjaga rasa solidaritas kepada pihak lawan politik dimasa Pilkades lalu.

“Rangkul semuanya. Kita inikan pemimpin, berarti ada yang kita pimpin, berikan contoh kepada masyarakat, sehingga ketika desa itu solid dan kondunsif maka dalam menjalankan roda pemerintahan di desa akan lebih mudah,” tukasnya.

Menurutnya dengan menjaga situasi keamanan (kondusifitas) serta rasa solidaritas di daerah yang dipimpin para kepala desa yang tentunya dapat dengan mudah mengeksplor ide-ide cemerlang serta gagasan-gagasan dan sekaligus dapat mengambil arah kebijakan. (ian)

Comment

News Feed