Sederet Pesan Gubernur Sutarmidji di Hari Jadi Kubu Raya ke-12, Perkuat Sinergitas dan Benahi PDAM

Gubernur Kalbar, Sutarmidji bersama Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya turut serta menari tari harmoni dan joget pesona Kubu Raya di acara puncak HUT ke-12 Kubu Raya
Gubernur Kalbar, Sutarmidji bersama Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya turut serta menari tari harmoni dan joget pesona Kubu Raya di acara puncak HUT ke-12 Kubu Raya (Foto: Humas Pemprov Kalbar)

KalbarOnline, Kubu Raya – Tepat di Hari Jadi Kubu Raya ke-12, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta agar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat sinergitas antar pemerintah daerah, baik dengan Pemerintah Kota Pontianak sebagai kota yang berbatasan langsung maupun dengan Pemerintah Provinsi Kalbar. Dirinya turut meyakini Kubu Raya di masa kepemimpinan Muda-Jiwo akan jauh lebih baik dari sebelumnya.

Hal itu disampaikan Midji saat menghadiri perayaan puncak Hari Jadi ke-12 Kabupaten Kubu Raya yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (17/7/2019).

“Sinergitas antara Kubu Raya dan Kota Pontianak penting. Demikian halnya Kubu Raya dan Pemerintah Provinsi Kalbar, juga penting, supaya ada percepatan-percepatan. Saya yakin Pak Muda dan Pak Jiwo bisa membuat Kubu Raya ini jauh lebih maju. Prioritas sebenarnya setiap tahun harus ada infrastruktur pemerintahan seperti kantor dan lain sebagainya, itu harus. Mudah-mudahan bisa,” ujarnya.

Dirinya turut berpesan agar Pemerintah Kubu Raya memperbaiki manajemen dan pelayanan PDAM. Sebab menurut Midji, perbaikan PDAM akan memudahkan masuknya para investor.

“Kubu Raya saya sarankan untuk membenahi PDAM-nya, karena investasi apapun di sini kalau air tidak tersedia dengan baik, air bersih tidak ada maka investasi itu akan lari ke tempat lain,” ujarnya.

Selain itu, Midji turut meminta agar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melakukan percepatan pelayanan perizinan. Hal ini dimaksudkan Midji agar memudahkan masuknya investasi di Kubu Raya sekaligus melaksanakan instruksi Presiden Republik Indonesia untuk membuka investasi seluas-luasnya.

“Sesuai instruksi presiden yakni membuka seluas-luasnya investasi. PTSP Kalbar saja, saya minta untuk memangkas lamanya proses kepengurusan perizinan sampai separuh. Jadi kalau lima hari jadi 2,5 hari. Bahkan, sekarang kita izin itu tidak lagi hitungan hari. Hitungannya jam. Bahkan sewaktu saya Wali Kota itu hitungannya menit, tidak lagi hitungan jam. Semakin cepat pelayanan maka semakin baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Midji juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar juga akan berupaya meningkatkan pertumbuhan di Kubu Raya, antara lain dengan membangun pusat sertifikasi tenaga kerja di Kecamatan Sungai Kakap.

“Pemprov awalnya ingin membangun pusat sertifikasi tenaga kerja di Abdul Rahman Saleh (BLKI), tapi akan kita alihkan ke arah Kakap, supaya kawasan di sana tumbuh. Nanti pusat sertifikasi itu ada bengkel kerja dan sebagainya untuk semua jurusan dengan harapan ada percepatan dan pertumbuhan di kawasan tersebut,” pungkasnya.

Menyambut pesan Gubernur Sutarmidji, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menegaskan bahwa pihaknya saat ini memang tengah melakukan pembenahan PDAM Kubu Raya. Pihaknya saat ini sedang menyesuaikan Perda PDAM, sehingga dengan regulasi tersebut, pihaknya akan memasukkan penyertaan modal.

“PDAM itu betul yang disampaikan Pak Gubernur. Memang sudah harus kita perbaiki dan diperkuat lagi manajemennya ke situ. Sekarang kita memang tengah menyesuaikan Perda PDAM sehingga dengan regulasi ini kita akan masukkan penyertaan modal. Dari pusat pun termasuk dari Bappenas juga sudah kita sampaikan terkait air bersih ini. Kalau yang di luar jangkauan, kita sistem air bersihnya menggunakan sistem sumur bor dan penyaringan,” tandasnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo, Dubes Kanada untuk Indonesia, Kapolresta Pontianak, Kapolres Mempawah, Dandim 1207 BS, Kajari Mempawah dan sejumlah pejabat lainnya. (ian)

Tinggalkan Komentar