Kapolres Sekadau, AKBP Yury Nurhidayat (Foto: Mus)
Kapolres Sekadau, AKBP Yury Nurhidayat (Foto: Mus)

KalbarOnline, Sekadau – Peringatan HUT Bhayangkara ke 71 diperingati dengan upacara tanggal 10 Juli di halaman Mapolres Sekadau. Bupati Sekadau, Rupinus mendapat mandat menjadi inspektur upacara.

Kapolres Sekadau AKBP Yury Nurhidayat usai upacara mengatakan, ada beberapa resolusi yang terus digenjot oleh Polres Sekadau demi meningkatkan kinerja.

“Salah satunya kepercayaan masyarakat kepada polisi,” kata Yury.

Polres Sekadau, lanjut Kapolres, berupaya untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat melalui berbagai program kerjanya. Satu diantaranya yang dirasa cukup membantu masyarakat adalah Polres Sekadau peduli kesehatan dan pendidikan.

Langkah ini pun mendapat respon positif dan apresiasi masyarakat Kabupaten Sekadau.

Meski begitu, masih ada pekerjaan rumah Polres Sekadau yang masih ditunggu-tunggu masyarakat untuk dituntaskan.

Hal ini diungkapkan Kapolres Sekadau, AKBP Yury Nurhidayat, jika masih ada pekerjaan rumah pihaknya yang belum selesai.

“Ada beberapa kejadian juga yang belum bisa kami selesaikan. Kami mohon doa restu seluruh masyarakat Sekadau,” ucapnya.

Kapolres menambahkan bahwa dalam menuntaskan beberapa pekerjaan rumah yang belum terselesaikan itu pihaknya juga memerlukan kerjasama masyarakat.

Sebab, kata dia, tanpa bantuan masyarakat polisi tidak akan bisa.

“Kerjasama, menginformasikan. Kemudian sama-sama menciptakan rasa aman di Kabupaten Sekadau,” ujarnya.

Satu diantara kasus yang belum terungkap, yaitu kasus dugaan pembunuhan terhadap Herman, warga Desa Nanga Taman, Kecamatan Nanga Taman yang belum terungkap hingga saat ini.

Kasus tersebut, sempat menggegerkan masyarakat Sekadau, lantaran jasad korban ditemukan warga di kebun karet, di Jalan Merdeka Barat, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, pada awal tahun lalu tepatnya Minggu (29/1).

Tak hanya pihak keluarga, masyarakat juga masih menanti kasus ini segera terungkap.

Pasalnya, lebih dari enam bulan berselang pasca kasus penemuan jasad Herman itu, hingga belum diketahui motif dibalik kasus tersebut.

Pihak keluarga almarhum Herman, juga sudah mendatangi Polres Sekadau beberapa waktu lalu untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut.

Abang Ipar Almarhum Herman, Usman Syahman menuturkan, pihak keluarga berharap polisi dapat menemukan pelaku pembunuhan adik iparnya itu.

Mengingat kasus ini sudah terjadi cukup lama sehingga besar harapan pihak keluarga kasus tersebut dapat tuntas.

“Kami dari keluarga minta tolong pelaku pembunuhan ditemukan. Karena sampai saat ini belum tahu siapa pelakunya,” tuturnya.

Pihak keluarga tidak menginkan kasus pembunuhan pada 2010 lalu terulang kembali. Pasalnya, hingga kini kasus pembunuhan itu belum juga terungkap.

Dalam hal ini, keluarga almarhum hanya ingin menuntut keadilan karena Herman dihabisi dengan cara yang keji. Untuk itu, pihak keluarga pun tak henti-hentinya berharap pihak kepolisian dapat mengungkap kasus tersebut.

“Kami tidak ingin, kasus 2010 terulang kembali. Kami berharap polisi dapat menemukan pelakunya,” tandasnya. (Mus/IWAS)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY