Salah Seorang Siswi SDB Yos Sudarso Sungai Ayak, Saat Mendapat Giliran Tampil Dalam Lomba Baca Cerita Rakyat di SD Tersebut Dalam Rangka Memperingati Hari Kartini (Foto: Mus)
Salah Seorang Siswi SDB Yos Sudarso Sungai Ayak, Saat Mendapat Giliran Tampil Dalam Lomba Baca Cerita Rakyat di SD Tersebut Dalam Rangka Memperingati Hari Kartini (Foto: Mus)

KalbarOnline, Sekadau – SD Bantuan Yos Sudarso Sungai Ayak, dalam rangka memperingati Hari Kartini ke – 138, mengelar lomba baca cerita rakyat Kalimantan Barat. Adapun perlombaan yakni cerita rakyat yang dipilih, karena dinilai bisa menumbuh rasa cinta pada daerah melalui cerita yang dibaca.

“Kita yang terlahir sebagai penerus Indonesia tercinta, dengan kelemahlembutan sebagai wanita yang telah Tuhan berikan hendaknya bukan menjadi penghalang akan kegigihan suatu perjuangan yang bisa kita lakukan. Sehingga mereka dapat lebih giat belajar dan dapat meningkatkan prestasi mereka. Itu salah satu motivasi kita menyelenggarakan atau peringati Hari Kartini, meskipun baru diperingati sekarang,” ungkap Kepala Sekolah SDB Yos Sudarso Sungai Ayak, Adriana, Sabtu (22/4).

Berdasarkan pantauan di SD tersebut yang berada di Jalan KH Dewantara itu, para siswa berpenampilan berbeda dari biasanya. Mereka terlihat sangat cantik dengan mengenakan beragam busana hingga kebaya yang beraneka desain dan warna. Siswa laki – laki pun tak kalah hebohnya.

“Tujuan diadakannya perayaan Hari Kartini adalah memahami makna dari peringatan Hari Kartini, menjadi ajang apresiasi dan kreasi siswa dalam bidang kesenian. Selain itu juga untuk lebih mengakrabkan tali persaudaraan di lingkungan sekolah SDB Bantuan Yos Sudarso dan meningkatkan rasa nasionalisme,” papar Adriana.

Ibu tiga anak itu melanjutkan, baru dilaksanakannya peringatan Hari Kartini, sebab di sekolah yang dipimpinnya tersebut setiap hari Sabtu siswa dan siswi tidak full dalam proses belajar.

“Sabtu biasa kita ada pengembangan diri bagi siswa – siswi, jadi untuk pemilihan hari yakni memilih hari yang lebih santai dan tidak mengganggu jam belajar mengajar di kelas. Pemenang dari lomba ini tentu akan kita jadikan wakil sekolah jika ada kegiatan di luar sekolah yang berhubungan dengan lomba bercerita,” tukasnya.

“Adapun peserta merupakan siswa – siswi dari kelas satu sampai dengan kelas lima, untuk kelas enam, sengaja tidak kita ikut sertakan karena sudah akan menempuh UN. Ya tentu ini untuk memperingati Hari Kartini sebagai bukti penghormatan mereka terhadap sosok Kartini, yang berhasil mengangkat kaum perempuan menuju derajat terang benderang,” pungkasnya. (Mus)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY