KalbarOnline, Nasional – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani meyakini Gerindra akan memenangkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019.

“Tahun ini kami menargetkan menang pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Kami merasa lebih siap dan pengalaman yang jauh lebih baik, serta kami memiliki sumber daya yang baik,” tukas Muzani di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Sabtu (14/10).

Ia juga mengatakan bahwa dengan kesiapan yang lebih matang, Partai Gerindra dapat menang di dua Pemilihan Umum di Tahun 2019.

“Sehingga kami merasa target kami menang pileg dan pilpres adalah yang Insha Allah bukan target yang bertepuk sebelah tangan,” tuturnya.

Menurutnya, pada tahun pemilihan 2014, Partai Gerindra dengan nomor urut delapan mendapat 20 kursi.

“Waktu itu kita bertekad untuk memenangi pemilihan umum dan bisa mencalonkan Prabowo Subianto menjadi calon presiden. Ternyata, target itu tercapai dan menempatkan Gerindra pada posisi nomor 3 besar dalam fraksi DPR RI dan Alhamdulillah bisa mencalonkan Prabowo menjadi presiden di tahun 2014,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang memimpin rombongan partainya mendaftar sebagai calon peserta pemilu 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), berharap pemilu nantinya dapat berlangsung dengan tertib serta mengimbau masyarakat untuk menjaga demokrasi.

“Kami mengimbau semua unsur untuk menjaga demokrasi kita,” ujar Prabowo usai memimpin Gerindra mendaftar sebagai peserta pemilu di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Sabtu (14/10).

Mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) menjelaskan bahwa partainya ikut serta dalam pemilu dengan penuh tanggungjawab dan semangat untuk mengawal demokrasi agar sesuai dengan kehendak rakyat.

“Kami di politik bukan untuk ambisi pribadi, hanya untuk ambisi pribadi untuk mengabdi dan membela kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Ia juga mengimbau semua unsur masyarakat untuk turut menjaga demokrasi.

Sebab, menurutnya, demokrasi bukan masalah menang dan kalah melainkan suatu penjajakan yang bersih dan adil terhadap kehendak rakyat.

Demokrasi, lanjutnya, adalah sistem yang terbaik yang ada salam sejarah peradaban manusia.

“Jadi kalau ada upaya untuk merongrong demokrasi ini untuk kepentingan rakyat Indonesia,” tegas Prabowo. (Rock)

Print Friendly, PDF & Email

1 COMMENT

  1. agar rakyat bisa merasakan atas kepemimpinan Nasional atas kejadian negativ positifnya , memang selayaknya rakyat diberikan hak pilihan untuk mencalonkan seorang figur terbaik bangsa yang memiliki jasa besar terhadap bangsa ini , bukan sosok yang disodorkan kepada rakyat hanya sosok asal-asalan suka dan tidak suka untuk kedepannya bagi bangsa ini. rakyat ingin merasakan yang nyaman lahir bahtin dalam kehidupan ini . kedepannya kita harus memili calon pemimpin yang jelas statusnya ….?

LEAVE A REPLY