by

HP 14s-DK1001AU: Untuk Aktivitas Harian Normal, Bukan Gaming Berat

KalbarOnline.com – Pandemi virus korona jenis baru (Covid-19) membuat berbagai aktivitas dilakukan secara online, termasuk belajar. Momen yang tepat bagi Hewlett Packard untuk merilis laptop entry level HP 14S DK1001AU yang ditujukan untuk kegiatan harian normal termasuk pelajar. Laptop ini memiliki otaki prosesor AMD Athlon Silver 3050U, dan AMD Rageon RX Vega 2.

Meski dilepas dikisaran Rp 4 jutaan, laptop ini dibekali dengan SSD 256 Gb m2 Sata dan RAM 4 GB. Jika RAM dirasa kurang, masih ada slot untuk upgrade. Selain itu, sudah terinstall Windows 10. Jadi, tidak perlu lagi membeli lisensi untuk sistem operasi. Berikut hasil uji cobanya:

DESAIN

Laptop entry level untuk segmen pelajar, HP 14S DK1001AU ini hadir dengan bobot yang ringan, 1,47 kg. Selain itu, sudah memiliki desain bezel tipis microEdge. Cukup ringkas, dan layar 14 inch dengan resolusi 1366×768-nya juga memiliki ketajaman warna lumayan baik. Color gamut layar adalah sRGB 59%, NTSC 42%, Adobe RGB 44%, dan DCI-P3 43%.

Laptop ini dibungkus dengan balutan casing berwarna Pale Gold yang memberikan kesan premium. Keyboardnya nyaman digunakan karena jarak antar tuts yang lebar. Selain itu travel key-nya cukup dalam sehingga memberikan kesan empuk. Menariknya, keyboardnya punya backlight pada bagian bawah tombol dan huruf.

Mouse pad cukup lebar. Tapi, kalau tidak puas bisa menggunakan mouse yang diberikan dalam paket penjualan. Yakni, mouse wireless 200 yang punya DPI sampai 1.000. Selain mouse, dalam paket penjualan juga disertakan tas messenger yang bisa memuat laptop hingga ukuran 15 inch.

HP 14S DK1001AU memiliki layar 14 inch. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)

Laptop ini dilengkapi dengan webcam 720p dengan aspect ratio 16:9 dan frame rate 30 fps. Hasilnya memang biasa saja. Tetapi, itu cukup untuk kegiatan normal harian termasuk belajar online dan zoom meeting asalkan ada cahaya yang memadai. Untuk baterai, HP 14S DK1001AU bisa dikategorikan bandel. Sebab, PCMark 10 Modern Office dengan mode Power Saving menyala, dan kecerahan normal, baterai bisa bertahan sampai 10 jam.

Sedangkan dari sisi konektovitas, di sisi kanan laptop terdapat colokan listrik, LAN, HDMI, 2xUSB 3.1, audio. Sedangkan di sisi kiri, ada Kensington lock,  Port USB 3.1 Gen1 Type-C (Data transfer only), dan card reader.

PERFORMA

Sebagai laptop entry level, HP 14S DK1001AU memiliki hardware yang mumpuni untuk berbagai pekerjaan maupun aktivitas belajar harian normal. Sebab, sudah dibekali dengan 2 Cores serta 2 Threads yang memiliki kecepatan hingga 3.2GHz. Hal itu yang dirasakan ketika menggunakan laptop ini sebagai daily driver.

Aktivitas seperti browsing, mengedit foto, membuat presentasi, tabulasi menggunakan Microsoft Excel, hingga mengikuti berbagai webinar (bisa juga kelas online) dan zoom meeting bisa berjalan dengan baik. Bahkan responsivitasnya dibandingkan dengan desktop PC yang menggunakan prosesor AMD seri lama seperti A6 jauh lebih baik.

Fakta itu tercermin dari hasil uji coba menggunakan PC Mark 10. Skor totalnya 2630 yang menempatkan kinerja laptop ini cukup untuk aktivitas harian normal. Tidak untuk bekerja ekstra keras seperti editing foto dengan banyak layer, maupun editing video.

Skor tinggi untuk menjalankan aplikasi essentials seperti video conference (5921) dan web browsing (5155). Begitu juga untuk aplikasi yang menunjang produktivitas seperti speadsheets atau tabulasi dengan skor 6290. Skor tinggi itu cocok bagi yang setiap harinya harus bekerja dengan software seperti Microsoft Excel. Begitu juga dengan mengetik yang skornya mencapai 3761.

Untuk pembuatan konten digital seperti foto dan video, skornya 1877. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, skor ini membuat HP 14S DK1001AU tidak bisa digunakan untuk editing yang rumit. Namun, tak ada masalah jika digunakan untuk editing ringan seperti baru mendapat pelajaran sekolah untuk editing.

Jika ingin melepas penat dengan bermain game, HP 14S DK1001AU tidak cocok untuk bermain game mainstream. Hasil dari uji coba melalui Fire Strike, skor yang dihasilkan adalah 772. Kalau pun mencoba memasang game mainstream, bisa berjalan dengan kualitas grafis rendah atau medium.

HP 14s-DK1001AU: Untuk Aktivitas Harian Normal, Bukan Gaming Berat 2
Meski untuk entry level, laptop ini memiliki kesan premium dengan warna pale gold. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)

Game casual, terutama yang berada di Microsoft Store bisa menjadi alternatif. Itu juga tercermin dari hasil uji coba Sky Diver dari 3DMark yang menghasilkan skor 2849. Angka tersebut sudah baik untuk menjalankan game casual dengan lancar.

Saat dicoba menjalankan Cinebench R15 untuk mengukur kemampuan sistem dalam rendering gambar, skor OpenGL mendapat 24.08 FPS. Sedangkan CPU 240 CB dan CPU Single Core 112 CB. 

GAME

Ada beberapa game yang dipasang untuk dimainkan ke HP 14S DK1001AU ini. Game tersebut di antaranya, Final Fantasy XIV, Final Fantasy XV, Resident Evil 3 Remake, dan Street Fighter V. Untuk memastikan hasil terbaik, driver yang dibutuhkan sudah di-update dari situs resmi dan tenaga laptop disuplai dari listrik.

Namun, perlu diketahui kalau laptop ini bukan ditujukan untuk bermain game secara penuh. Jadi, bisa dimaklumi jika game yang dijalankan butuh konfigurasi lebih, bahkan tidak rata kanan (kualitas grafis terbaik).

Resident Evil 3

HP 14S DK1001AU tidak cukup kuat untuk memainkan game ini dengan kualitas grafis terbaik. Maklum, grafis laptop ini hanya didukung AMD Radeon RX Vega 2 iGPU. Meski demikian, bukan berarti game besutan Capcom ini tidak bisa dimainkan sama sekali di laptop ini. Dengan melakukan berbagai konfigurasi, Resident Evil 3 Remake bisa berjalan lancar.

Untuk menjalankan game ini dengan baik, kualitas gambar perlu diturunkan sampai 50 persen. Lantas, resolusi layar diubah menjadi 1280×720. Dengan seting itu, game bisa berjalan dengan mendapat skor 38 FPS. CPU bekerja sebesar 76 persen dan GPU 99 persen. Pantas grafisnya bekerja keras karena total pemakaian dengan seting tersebut masih memakan 1,3 gb.

Street Fighter V

Pada dasarnya, HP 14S DK1001AU mampu menjalankan game ini dengan cukup baik. Meski, tidak dengan kualitas grafis terbaik juga. Sebab, saat game dijalankan dengan preset grafis: high, hanya mendapat 19 FPS. Meski kartu grafis bekerja sampai 98 persen, game masih patah-patah.

Kualitas grafis medium, sudah bisa menjalankan game ini dengan lancar. Bisa tembus 33 FPS. Jika ingin mendapatkan FPS yang lebih tinggi, bisa mencoba preset low. Namun, grafisnya kurang enak dipandang meski bisa mendapat 55 FPS. Oh iya, bermain dengan preset medium atau low, GPU laptop ini akan bekerja sampai 98 persen.

Final Fantasy XV

Game ini sangat berat untuk dijalankan di HP XXX. Sebab, benchmark dengan lite quality saja tidak mampu menghasilkan skor yang cukup untuk menjalankan game ini. Saat dicoba, scorenya adalah 600 dan alat benchmark menyatakan insufficient. Jika dipasakan dengan versi non lite, skor yang didapatkan menjadi 461.

Final Fantasy XIV

Berbeda dengan seri Final Fantasy XV yang terlalu berat dijalankan di HPXXX, Final Fantasy XIV justru masih memungkinkan dijalankan. Jika game ini dijalankan dengan kualitas standar di resolusi 1280×720, skor yang didapat masuk kategori fairly high dengan angka 2854. Namun, jika game ini dijalankan dengan kualitas tinggi di resolusi 1280×720, skornya menjadi 2025 dan masuk kategori standar,

Casual Game

Jika game-game mainstream butuh konfigurasi khusus agar bisa dimainkan, patut mencoba permainan yang ada di Windows Store. Game-game yang ada cukup banyak. Malah, game-game terkenal dan gratis yang ada di Microsoft Store bisa dimainkan degan baik. Sebut saja, Asphalt series, game balapan lain, maupun game tembak-tembakan.

Comment

News Feed