HUT TNI ke-74, Kodim 1207/BS Gelar Lomba PBB Antar Anggota Pramuka

Dandim 1207/BS, Kolonel Armed Stefie Jantje Nuhujanan saat membuka lomba PBB antar anggota Pramuka di HUT TNI ke-74
Dandim 1207/BS, Kolonel Armed Stefie Jantje Nuhujanan saat membuka lomba PBB antar anggota Pramuka di HUT TNI ke-74 (Foto: ian)

KalbarOnline, Pontianak – Dandim 1207/BS, Kolonel Armed Stefie Jantje Nuhujanan membuka lomba Pasukan Baris Berbaris (PBB) dan Yel-yel tingkat Penggalang dalam rangka memperingati hari Kesaktian Pancasila dan Hari Ulang Tahun TNI ke 74 serta HUT Gugus Dharma Dheksa Khatulistiwa Kodim 1207/BS yang diikuti oleh 13 tim Gudep tingkat Penggalang se-Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya di lapangan Makodim 1207/BS jalan Gusti Sulung Lelanang Pontianak, Minggu (6/10/19).

Dalam amanatnya, Dandim mengatakan, lomba PBB dan Yel-yel yang diselenggarakan ini dalam rangka memelihara semangat kebersamaan dan tingkat kesegaran mental serta kebugaran fisik dari kegiatan rutin sehar-hari, karena tidak ada prestasi dan karya yang besar yang lahir begitu saja. Segalanya memerlukan waktu, proses dan kerja keras yang tekun yang dimulai dari yang kecil.

“Namun kita sering lupa dengan bentuk dan tara cara PBB, terkadang nampak sekali bagi kita ketika mengikuti upacara kurang memahami peraturan baris berbaris,” ucap Dandim.

Dalam peraturan baris-berbaris, diwajibkan untuk selalu mematuhi perintah maupun aba-aba dari komandan, baik komandan regu, Komandan peleton dan sebagainya. Sehingga dalam kegiatan Kepramukaan, pendidikan latihan atau kedinasan kemiliteran, PBB selalu menjadi bagian utama dalam setiap kegiatan atau pelajaran, karena PBB terbukti dapat membentuk kedisiplinan.

“Perlombaan ini merupakan salah satu alat pendidikan yang efektif guna memotivasi peserta untuk berprestasi dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran gerakan pramuka. Berlomba dalam gerakan pramuka bukan semata mata untuk menang, tetapi untuk meningkatkan kepribadian generasi muda dan peningkatan kecakapan hidup kaum muda yang sangat penting untuk menghadapi tantangan di masa depan sesuai dengan ketentuan perubahan lokal, nasional dan global,” tukasnya.

Ia menyebutkan, dengan kondisi bangsa yang saat ini sedang terpecah belah, pramuka harus menjadi perekat bangsa, karena melalui berbagai aktivitas kepramukaan, dapat membentuk karakter generasi muda yang Pancasilais, cinta tanah air, kader pemimpin masa depan dan agen pelopor persatuan dan kesatuan bangsa melalui kegiatan pramuka, generasi muda diharapkan tetap dapat mengembangkan sosialisasi, kepedulian dan hubungan ketahanan spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik.

“Selain itu, sebagai sarana meningkatkan prestasi serta evaluasi kualitas hasil pembinaan anggota gerakan pramuka golongan Penggalang dan gugus depan. Untuk itu saya minta kepada para peserta agar mengikuti lomba ini dengan sebaik baiknya dan tetap menjaga kekompakan sesama pramuka,” tegasnya.

Dandim juga mengharapkan para peserta dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, sukses dan disiplin. Selain itu, peserta memiliki kepedulian terhadap sesama, orang tua dan para pendahulu agar supaya tumbuh rasa cinta terhadap tanah air dan yang lebih penting junjung tinggi sportivitas dengan menjaga gerakan dan kekompakan serta solidaritas. Menang atau kalah tidak menjadi soal, yang penting tunjukkan perjuangan para peserta dalam perlombaan ini. Dandim mengharapkan agar PBB nantinya dapat diimplementasikan dalam lingkup Kepramukaan.

“Lakukan dan jalani kegiatan dengan senang hati dan kurangi beban akibat rasa ingin menang,” tegasnya lagi.

Sementara sebagai juara umum pertama dan sekaligus memboyong piala bergilir Dandim 1207/BS, Gudep DR. Sudarso Srikandi SMPN 13 Sungai Raya, juara kedua direbut Gudep Mataram Candra Edi SMP Negeri 23 Pontianak. Sedangkan juara tiga direbut oleh Gudep Bina Remaja SMP 3 Pontianak. (ian/bakri)

Tinggalkan Komentar