by

Kunjungan Wisata di Batu Jato Sekadau Meningkat

Bupati Rupinus : Kita Sampaikan Ucapan Terima Kasih dan Apresiasi

KalbarOnline, Sekadau – Kunjungan wisatawan ke objek wisata Batu Jato yang terletak di Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.

Terlebih lagi pada saat hari libur besar nasional seperti hari raya natal, hari raya Idul Fitri, hari raya Idul Adha, hari raya paskah, tahun baru dan hari raya lainnya.

Objek wisata Batu Jato ini menjadi pilihan hati masyarakat Kabupaten Sekadau dan kabupaten lain di Kalimantan Barat untuk berlibur bersama keluarga, teman, sahabat dan rekan handai taulan.

Eksotisme alamnya yang masih asri tampak nyaman dan sejuk, di tambah warna airnya yang jernih, batu alamnya yang membesar dan datar memiliki daya tarik atau magnet bagi para wisatawan untuk santai bersama keluarga.

Libur di penghujung akhir tahun Hari Raya Natal dan tahun baru 1 Januari 2019 (kemarin, red) Batu Jato benar-benar padat dikunjungi oleh wisatawan.

Berdasarkan catatan petugas parkir dan security wisata Batu Jatu terdapat lebih dari 5000 wisatawan dari pelbagai daerah di Kabupaten Sekadau dan kabupaten lain di Kalimantan Barat datang berwisata di Batu Jato.

Data ini menunjukan kunjungan wisatawan ke objek wisata Batu Jato dari tahun ke tahun terus meningkat.

Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Batu Jato tak lepas berkat dukungan dan kerjasama masyarakat Desa Pantok yang familiar dan ramah.

Ada lima titik lokasi menarik di objek wisata Batu Jato yang penuh dipadati oleh para wisatawan.

Satu diantaranya Riam Bombang atau lokasi bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Desa Pantok.

Kreativitas para wisatawan untuk menikmati hari libur di Botu Jato ini juga cukup beragam dan membahagiakan. Misalnya aktivitas panggang-panggangan, makan dan minum bersama, mandi bareng, foto dan selfie bareng.

Ada yang santai sambil berjalan menikmati indahnya panorama alam wisata Batu Jato.

Bertambahnya kunjungan wisata ke objek wisata ini membuat Pemerintah Desa Pantok perlahan-lahan berbenah.

Pembenahan itu diantaranya membuat pos-pos atau vila keci, membuat jalan setapak di sepanjang sungai wisata Batu Jato, membuat pos keamanan, membentuk petugas parkir dan petugas security dan lain sebagainya.

Meningkatnya arus kunjungan wisatawan ke objek wisata Batu Jato membuat arus lalu lintas di sepanjang jalan menuju objek wisata Batu Jatu macet total, betapa tidak karena ada sekitar ribuan jenis kendaraan roda dua dan puluhan jenis kendaraan roda empat bahkan ada juga kendaraan roda enam yang parkir memadati jalan objek wisata Batu Jato.

Bahkan Kapolsek Nanga Taman dibantu anggotanya turun langsung dari kota Kecamatan Nanga Taman mengatur arus lalu lintas area objek wisata Batu Jato.

Kepala Desa Pantok, Anto menyebutkan meningkatkanya kunjungan wisatawan ke Batu Jato tahun ini karena didukung lagi dengan infrastruktur jalan dan jembatan yang sudah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Menurut Anto dengan dibangunnya jembatan penghubung dari Lubuk Tajau menuju Pantok dan diaspalnya jalan dari Sekotong menuju Pantok oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau membuat para wisatawan semakin mudah dan gampang menuju wisata Batu Jato.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah membuka akses, sehingga kunjungan dari tahun ke tahun meningkat, dari tahun lalu sampai tahun ini sangat eignifikan. Harapan kami kedepan kami juga bisa membaca dan memanfaatkan peluang ini, salah satunya membuat tempat parkir sehingga masyarakat menjadi nyaman dan kunjungan juga semakin meningkat dan kedepan menjadi lebih baik bagi Desa Pantok dan harapan kami bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Pantok sehingga bisa mereka juga menambah penghasilannya dari kunjungan wisatawan,” ujar Anto Kades Pantok.

Andre salah seorang wisatawan saat diwawancarai menyebutkan objek wisata Batu Jato cukup menghasikan dan menyenangkan ketika musim hari raya natal dan tahun baru untuk membawa keluarga, anak-anak dan saudara.

“Menurut saya riamnya sangat bagus untuk mandi,” ujar.

Demikian halnya dengan Kiki salah seorang wisatawan Batu Jato lainnya.

Saat diwawancara, Kiki menyebutkan wisata Batu Jato ini alamya masih sangat asri, sejuk dan menyenangkan, airnya jernih, riamnya juga asik, ditambah lagi tempat untuk santainya juga banyak.

“Wisata Batu Jato ini cocok untuk tempat berlibur bersama teman-teman dan keluarga,” ujarnya.

Sementara Bupati Sekadau, Rupinus, SH., M.Si sangat menyambut baik dan memberi apresiasi atas meningkatnya kunjungan wisata di Batu Jato.

Menurutnya Kabupaten Sekadau memiliki banyak potensi wisata yang potensial, salah satunya Batu Jato.

Orang nomor satu di Bumi Lawang Kuari ini menuturkan secara perlahan pengembangan objek wisata Batu Jato aka  terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Diantaranya peningkatan akses jalan, membangun jembatan penghubung di Lubuk Tajau.

“Perlahan-lahan pengembangan objek wisata Batu Jato akan kita lakukan, peningkatan jalan, pembangun jembatan untuk menunjang daya tarik wisatawan ke botu jotu sudah kita lakukan. Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Sekadau akan membuka lahan parkir sekitar di area objek wisata Batu Jato,” tuturnya.

Menurut Rupinus pariwisata jika dikelola dengan baik bisa menjadi penyumbang pendapatan asli daerah kedepannya.

“Terima kasih saya sampaikan kepada seuluruh pengunjung atau wisatawan yang telah berlibur di objek wisata Batu Jato,” ungkap Bupati.

Data yang dirilis oleh Kementerian Pariwisata menyebutkan dalam empat tahun sejak 2010, pariwisata selalu masuk ke dalam lima besar sektor penyumbang terbesar devisa bagi negara. (*/Mus)

Comment

Terbaru