Gelar Buka Puasa Bersama ASN, Wabup Askiman: Jaga Keharmonisan Dalam Jalankan Roda Pemerintahan

Wakil Bupati Sintang, Askiman, Memberikan Sambutannya, Pada Acara Buka Puasa Bersama ASN Lingkungan Pemkab Sintang (Foto: Sg/Hms)
Wakil Bupati Sintang, Askiman, Memberikan Sambutannya, Pada Acara Buka Puasa Bersama ASN Lingkungan Pemkab Sintang (Foto: Sg/Hms)

Wabup kagum dengan isi tausiyah Ustadz Mohammad Hedi

KalbarOnline, Sintang – Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM menggelar buka puasa bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang dilangsungkan di Balai Pegodai Rumah Dinas Jabatan Wakil Bupati Sintang, Sabtu sore (26/5).

Wabup Askiman mengatakan buka puasa bersama ini merupakan kali ketiga di gelar semenjak masa dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Sintang, meskipun memiliki keyakinan yang berbeda, namun hal itu tidak menjadi pembatas baginya, karena buka puasa bersama ini bertujuan untuk mengikat rasa persaudaraan, tali silaturrahmi dan merajut semua rasa persatuan antar agama, antar kepercayaan, antar suku yang ada di Kabupaten Sintang, khususnya bagi para ASN yang merupakan abdi negara atau pelayan publik sehingga hal ini penting untuk menjaga keharmonisan dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Ini sangat bermakna dan mendalam karena secara nasional khususnya Kabupaten Sintang memiliki masyarakat yang sangat heterogen, kita berharap semua masyarakat di Kabupaten Sintang ini dapat harmonis terutama untuk ASN-nya, hidup bersama, hidup dengan rasa persaudaraan yang tinggi, bersatu dan saling menghargai satu sama lain,” kata Askiman.

Pada kesempatan itu juga Wabup Askiman berpesan untuk semua umat beragama yang ada di Kabupaten Sintang untuk tidak terpengaruh atau terprovokasi dengan keadaan yang terjadi diluar daerah di luar Kabupaten Sintang, diluar Provinsi Kalbar atau diluar pulau yang kondisi gejolak sosial yang luar biasa seperti penghancuran rumah ibadah dan lain sebagainya terjadi.

“Saya sudah nyatakan itu bukan tindakan dari pada agama manapun karena agama tidak pernah mengajarkan kita untuk berbuat demikian tapi itu adalah perbuatan oknum atau kelompok tertentu atau kepentingan-kepentingan tertentu melakukannya, semua agama tentunya akan perang dengan kejahatan karena kejahatan tidak diajarkan oleh agama manapun,” pesan Askiman.

Sementara, Ustadz Mohammad Hedi, dalam tausiyahnya menjelaskan surat Al Baqarah ayat 183 tentang perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam puasa Ramadhan yang artinya ‘Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa’.

Dijelaskannya bahwa Allah memerintahkan umat Islam untuk berpuasa dalam bulan Ramadhan ini baik bagi yang tingkat imannya paling tinggi maupun bagi tingkatkan imannya paling rendah sekalipun.

“Yang beriman 70% dipanggil, yang 50% di panggil, yang 1 % pun di panggil oleh Allah untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan ibadah lainnya, Allah beri semangat iman umat di bulan puasa ini, ada yang jual takjil dan sebagainya dan mengumpulkan masyarakat contohnya kalau tidak bulan puasa susah ni kita berkumpul seperti ini,” ungkap Ustadz Mohammad Hedi.

Melalui momentum bulan suci Ramadhan ini juga Ustad Hedi mengajak umat Islam untuk selalu menjaga ukhuwah Islamiyah dan menjaga kebersamaan dengan umat agama lainnya yang ada di Kabupaten Sintang.

“Jangan iri dengki, iri hati terhadap orang lain, menjaga kebersaman tanpa harus melihat suku dan agamanya karena kebersamaan itu indah,” pesannya.

Wabup Askiman mengaku sangat kagum dengan isi tausiyah yang disampaikan Ustadz Hedi tersebut, terlebih yang disampaikan sangat bermakna bagi peningkatan iman seseorang.

“Saya juga terkagum-kagum dengan tausiyah tadi saya ikuti sungguh luar biasa, nah semua umat beragama yang percaya akan Tuhannya bahwa kita harus mampu mengikat diri dengan Tuhan yang kita sembah dan mampu menghargai, menjalin hubungan dengan sesama manusia,” tutup Askiman. (Sg/Hms)

Tinggalkan Komentar