Pemkab dan YSDK Kalbar Ajak Masyarakat Sadar Pajak

Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus, Saat Menyampaikan Sambutannya Pada Saat Membuka Diskusi Mengenai PBB-BPHTB (Foto: Ian/Hms)
Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus, Saat Menyampaikan Sambutannya Pada Saat Membuka Diskusi Mengenai PBB-BPHTB (Foto: Ian/Hms)

KalbarOnline, Kubu Raya – Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus membuka diskusi sehari terkait dengan pentingnya Pajak Bumi dan Bangunan-Bea Perolehan Hak atas Tanah Bangunan (PBB-BPHTB) dalam menyumbang peningkatan Pendapat Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kubu Raya.

Hermanus mengatakan bahwa pentingnya menggali segala potensi yang ada dalam peningkatan sektor PBB dan BPHTB di Kubu Raya sebagai bagian penyumbang PAD.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa bersama Badan Pendapatan dan Peningkatan Retribusi Daerah Kubu Raya. Hermanus mengapresiasi terobosan dan kerjasama tersebut, dalam memberikan dan menggali informasi dari masyarakat terkait dengan PBB dan BPHTB di Kubu Raya.

Hermanus mengatakan dengan keterlibatan LSM dalam mengawal kebijakan pemerintah adalah sangat penting.

“Kita berterimakasih dengan YSDK Kalimantan Barat atas inisiatifnya dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ini sangat penting dan kita sangat bersyukur atas inisiatif mereka melakukan kegiatan ini yang sepenuhnya juga dibiayai oleh YSDK. Kita berterimakasih dengan YSDK dalam upaya bersama ini dalam menggali PAD Kubu Raya dari sektor PBB dan BPHTB,” ujar Hermanus, Selasa (19/9).

Sementara itu Direktur Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa (YSDK) Kalbar, Marcel mengatakan munculnya ide dan gagasan dalam mengadakan diskusi tersebut adalah sebagai upaya bersama dalam mempercepat pembangunan Kubu Raya.

“Kita melihat banyak potensi di Kabupaten Kubu Raya dalam peningkatan sektor pajak untuk mendorong peningkatan PAD. Dan kita melakukan diskusi ini, agar kita bersama-sama merumuskan apa-apa saja yang dapat kita lakukan bersama-sama dalam memaksimalkan PBB-BPHTB terutama dalam sertifikasi lahan,” kata Marcel.

Menurut Marcel, kurangnya kesadaran masyarakat untuk membayar PBB-BPHTB juga sebagian dipengaruhi oleh kurang pahaman. Menurutnya dengan semakin meningkatnya pemahaman dan kesadaran akan semakin dapat mendorong peningkatan PAD dari sektor pajak PBB-BPHTB. (Ian)

Tinggalkan Komentar