Tumpukan Tabung Gas LPG 3 Kg Kosong Milik Salah Satu Agen LPG di Kota Ketapang (Foto: Adi LC)
Tumpukan Tabung Gas LPG 3 Kg Kosong Milik Salah Satu Agen LPG di Kota Ketapang (Foto: Adi LC)

KalbarOnline, Ketapang – Kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilo Gram (Kg) dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, lantaran mulai sulit ditemukan di pasaran, harga LPG 3 kg tersebut pun, kini melonjak tinggi hingga Rp21 ribu per tabung. Awalnya harga di pasaran hanya Rp18 ribu per tabung.

Udin (45) seorang pedagang bakso keliling di Kelurahan Sukaharja mengaku jika kelangkaan gas ukuran 3 kg sudah berlangsung hampir satu minggu terakhir. Di agen besar, dimana dirinya biasa membeli pun tidak memiliki stok.

“Pokoknya sudah hampir satu mingguan ini lah mas, agen yang biasa tempat saya beli sejak beberapa hari ini juga kosong,” jelasnya kepada KalbarOnline, Sabtu (8/7).

Berdasarkan pantauan di lapangan, langkanya LPG 3 kg di toko atau warung – warung yang ada di seputaran Kota Ketapang membuat para ibu rumah tangga panik dan kesulitan untuk memasak, karena kelangkaan tersebut.

Walaupun ada beberapa toko yang mendapat kiriman dari agen, langsung di serbu pembeli yang sebagian besar ibu rumah tangga. Bahkan terlihat ada yang marah-marah akibat tidak kebagian LPG 3 Kg.

“Kayak gini mas, ada toko yang dapat kiriman dari agen, langsung diserbu pembeli. Saya aja antre lama. Malah banyak warga yang marah karena gak kebagian mas,” ujar Asnah (37) warga Kelurahan Delta Pawan.

Hingga berita ini diterbitkan tim KalbarOnline masih belum mendapatkan keterangan dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan LPG bersubsidi 3kg di pasaran seputar Kota Ketapang. (Adi LC)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY