Danrem 121 Abw, Kolonel Inf Bambang Ismawan Saat Melakukan Silaturahmi Bersama Forkopimda dan Masyrakat Kapuas Hulu di Rumah Dinas Bupati Kapuas Hulu (Foto: Ishaq)
Danrem 121 Abw, Kolonel Inf Bambang Ismawan Saat Melakukan Silaturahmi Bersama Forkopimda dan Masyrakat Kapuas Hulu di Rumah Dinas Bupati Kapuas Hulu (Foto: Ishaq)

Danrem: Gejolak di Mawari Filipina Selatan Menjadi Atensi

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Danrem 121 Alambhana Wanawai (Abw), Kolonel Inf Bambang Ismawan, SE.MM di sela acara silaturahmi dengan Forkopimda, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Kapuas Hulu dalam rangka silaturahmi bersama Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Bumi Uncak Kapuas.

“Selain dari itu, saya juga akan mengecek prajurit yang ada di perbatasan. Daerah perbatasan merupakan prioritas dari pemerintah dan kita tentu harus mendukung itu. Daerah perbatasan dengan tersentuh pembangunan supaya masyarakat terangkat kesejahteraannya,” ujar Danrem saat memberikan sambutannya pada acara yang digelar di Rumah Jabatan Dinas Bupati Kapuas Hulu, Jalan Perwira Putussibau, Jum’at (9/6).

“Kika ditemukan ada jalan tikus di perbatasan, maka harus dihentikan, saya tidak ada toleransi dengan jalan tikus,” tegasnya.

Terkait memanasnya konflik di Marawi Filipina Selatan, menurut Danrem Bambang Ismawan, daerah yang paling dekat dengan Filipina Selatan adalah Sulawesi Utara.

“Tetapi kita sudah mengantisipasinya baik laut, udara dan darat semua sudah diantisipasi. Gejolak di Marawi juga menjadi atensi kita,” ucapnya.

Wilayah Korem ada di Kodim dan Koramil, ia meminta supaya dicegah agar kasus di Marawi Filipina Selatan tidak masuk di wilayah perbatasan Kalimantan Barat ini.

“Untuk wilayah perbatasan kita ini, masuknya gerombolan Marawi itu kemungkinan ada tetapi kecil, dari jarak wilayah juga jauh, namun kita tetap jaga dan kita jangan lengah harus menjadi perhatian kita dengan kasus di Marawi tersebut jangan sampai lari kesini, kita tetap tingkatkan penjagaan antisipasi pelarian sparatis dari Marawi itu,” ungkap Danrem.

“Apapun kegiatan ilegal di perbatasan tidak boleh, karena kegiatan ilegal menggangu masyarakat, daerah dan negara. Korem 121 ABW memiliki 59 pos yang ada di Kalimantan Barat, untuk itu saya akan mengecek dan melihat langsung pos-pos tersebut,” tukas Danrem Bambang Ismawan.

Acara silaturahmi tersebut dihadiri Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, AM Nasir, SH, Dandim 1206 Putussibau, Letkol Inf M Ibnu Subroto beserta jajaran Kodim, Kapolres AKBP Imam Riyadi, SIK, Sekretaris Daerah, Ir H.M Sukri, Wakil Ketua DPRD H Wan Taufiqorahman, SE. MAP, anggota DPRD Iman Sabirin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kapuas Hulu, H Khusyairi, S.Ag. M.Si, Batalyon 644 Walet Sakti, sejumlah Kepala SKPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya. (Ishaq)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY