by

Di Posisi Buncit, Wagub Ria Norsan Dorong Mempawah Percepatan Cakupan Vaksinasi Covid-19

Di Posisi Buncit, Wagub Ria Norsan Dorong Mempawah Percepatan Cakupan Vaksinasi Covid-19

KalbarOnline, Mempawah – Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri monitoring dan evaluasi percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Mempawah di Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Jumat lalu. Rakor monev itu dalam rangka mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Mempawah.

Wagub Ria Norsan dalam kesempatan itu memberikan sejumlah paparan terkait langkah konkret untuk menyelesaikan berbagai kendala percepatan vaksinasi.

“Saya yakin dan percaya Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) sudah melakukan yang terbaik. Oleh sebab itu, saya berharap semua kendala dan kekurangan yang terjadi di lapangan dapat didiskusikan dalam kegiatan ini,” kata Wagub yang juga koordinator percepatan vaksinasi Provinsi Kalimantan Barat.

Menurut Wagub, strategi komunikasi merupakan hal yang paling utama dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, para Ketua RT diharapkan dapat mensosialisasikan berbagai informasi kepada masyarakat.

“Ketua RT di seluruh desa/kelurahan dan kecamatan harus aktif berkomunikasi dengan warga, serta menginformasikan manfaat dari vaksin dan bahaya jika tidak divaksin. Jika target tidak tercapai, vaksinasi akan dilakukan secara door-to-door agar Kabupaten Mempawah tidak lagi berada di peringkat akhir,” tegasnya.

Berdasarkan data per 6 Januari 2022 dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, capaian vaksinasi Covid-19 tahun 2021 di Kabupaten Mempawah masih jauh dari target dan berada di urutan terakhir dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Sementara Bupati Mempawah Erlina mengungkapkan, sudah banyak inovasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk mendorong percepatan capaian vaksinasi Covid-19. Namun, capaian vaksinasi dosis I dan dosis II di Kabupaten Mempawah dinilai masih rendah.

“Dari variabel perhitungan berdasarkan KTP, capaian vaksinasi di Kabupaten Mempawah di angka 51,16 persen dan berada di urutan ke-10 dari 14 kabupaten/kota di Kalbar. Hal ini cukup membingungkan bagi saya. Semoga tidak terjadi kesalahan dalam penginputan data,” kata Bupati Mempawah.

BACA JUGA:  Pangdam XII/Tanjungpura Pantau Penanganan Covid-19 Ketapang

Turut hadir dalam acara tersebut, yaitu Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail, Kapolres Mempawah AKBP Fauzan Sukmawansyah, unsur Forkopimda Mempawah, para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, seluruh Camat, dan tokoh masyarakat Kabupaten Mempawah. (*)

Comment

Terbaru