by

Pemprov Kalbar dan Kodam Lanjutkan Pembukaan Akses Jalan Perawas Kayong Utara

Pemprov Kalbar dan Kodam Lanjutkan Pembukaan Akses Jalan Perawas Kayong Utara

Peresmian Jalan Karya Bakti TNI di Desa Mega Timur

KalbarOnline, Pontianak – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Kodam XII/Tanjungpura akan melanjutkan pembukaan akses Jalan Perawas di Kayong Utara tahun 2022. Hal ini disampaikan Gubernur Kalbar Sutarmidji usai meresmikan Jalan Parit Aim bersama Pangdam XII/Tanjungpura dan Sekda Kubu Raya di Dusun Mega Jaya, Desa Mega Timur yang dibangun melalui Karya Bakti TNI, Kamis, 23 Desember 2021.

“Kalau jalan ini nanti bisa dilewati dengan lancar, walaupun nanti mungkin belum aspal, maka bisa memangkas waktu tempuh dari Kayong ke Pontianak,” kata Midji.

Di mana, menurut Midji, waktu tempuh dari Kayong Utara ke Pontianak saat ini bisa memakan waktu kurang lebih 11 jam.

“Maka nanti mungkin bisa enam jam saja. Bayangkan bisa hemat waktu lima jam ke Pontianak,” kata Sutarmidji.

Menurut Midji, hal ini sebagai upaya pihaknya untuk terus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur Kalbar. Meski begitu, ditegaskan Midji, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi hal penting untuk menciptakan satu percepatan. Seperti kolaborasi yang dilakukan Pemprov Kalbar dengan Kodam XII/Tanjungpura melalui Karya Bakti TNI.

“Tanpa kolaborasi, sinergitas, maka semuanya akan lamban. Yang kita kerjasamakan dengan Kodam ini khusus untuk Kubu Raya saja ada 19 titik jalan. Mudah-mudahan kedepan bisa lebih banyak. Masyarakat juga terlibat di dalamnya, sehingga masyarakat juga memelihara jalannya. Saya lihat kualitas dari pekerjaannya bagus, apalagi menggunakan readymix. Ini yang perlu dicontoh Pemda dan masyarakat,” kata Midji.

Pihaknya pun bersama Kodam XII/Tanjungpura akan terus berupaya membuka akses-akses masyarakat yang terisolir dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.

BACA JUGA:  Alhamdulillah, Satu Pasien Dalam Pengawasan di Pontianak Dinyatakan Negatif Covid-19

“Fokus kita Perawas dulu tahun depan, karena saya maunya bisa lancar dilewati. Sekarang sebenarnya sudah bisa dilewati tapi masih ada sekian kilometer yang perlu peningkatan, karena masih banjir. Atau mungkin nanti dibuat saluran dulu, walaupun belum permanen, supaya tidak tergenang, karena gambutnya cukup tinggi. Itu tidak bisa dielakkan, harus diterobos juga,” katanya.

Di kesempatan yang sama, hal itu turut disampaikan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Sulaiman Agusto. Menurut Pangdam, sudah menjadi kewajiban pihaknya membantu pemerintah daerah.

“Sinergitas dan kerjasama kita dengan Pemprov ini salah satunya pembangunan jalan, vaksinasi, dan apa-apa saja yang diminta Pemda, kita bantu. Itu memang tugas dan kewajiban kita membantu pemerintah daerah. Apa saja. TMMD dan sebagainya di semua daerah kita kerjakan dengan anggaran yang bersumber dari pemerintah daerah,” kata Pangdam.

Dalam kesempatan itu Pangdam turut melaporkan kepada Gubernur bahwa pada saat pembukaan jalan yang dilakukan pihaknya itu, banyak masyarakat yang meminta agar tahun berikutnya dapat kembali dilakukan pembukaan jalan.

“Kami dalam hal ini siap membantu Pak Gubernur supaya masyarakat sejahtera. Semua ini disiapkan oleh Pak Gubernur, kami hanya membantu, sehingga masyarakat yang ada di wilayah Kalbar ini bisa segera dapat fasilitas infrastruktur yang memadai, sehingga ekonominya maju, dan akhirnya bisa sejahtera,” tutup Pangdam.

Kades Mega Timur Adam mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kodam XII/Tanjungpura atas pembangunan jalan melalui Karya Bakti TNI di desanya itu.

“Ini sebagai jalan penghubung antar desa. Pengerjaannya kurang lebih dua minggu selesai. Kalau jumlah warga di dalam itu ada 3 RT dan sebagai penghubung ke Desa Malaya. Kalau untuk tiga RT itu sekitar 600 jiwa. Jadi jalan ini cukup penting sebagai jalan penghubung antar desa. Di dalam juga sudah mulai pembangunan menggunakan APBD Kabupaten, dari dana desa dan Perkim Provinsi,” kata Adam.

Comment