by

Bantai Ganda Malaysia, Greysia/Apriyani: Kami Benar-Benar Ingin Menang

KalbarOnline.com-Ganda putri nomor satu Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses melaju ke semifinal Yonex Thailand Open 2020.

Pada perempat final di Impact Arena, Bangkok, hari ini (15/1), Greysia/Apriyani mengalahkan pasangan Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.

Greysia/Apriyani menang dengan skor telak dalam dua game yakni 21-15 dan 21-12. Greysia/Apriyani menutup pertandingan hanya dalam tempo 35 menit saja.

Baca Juga: Dihajar Pasangan Belia Indonesia, Ganda No 1 Inggris: Kami Frustrasi!

“Sejak awal pertandingan kami sudah sangat siap. Kami tidak ingin kalah dan kami benar-benar ingin menang,” ucap Greysia dilansir dari situs resmi BWF. “Kami sangat fokus dan rileks. Kami berhasil mendapatkan apa yang kami mau,” timpal Apriyani.

Di semifinal besok (16/1), ganda putri unggulan kelima tersebut akan berhadapan dengan lawan yang sangat berat yakni unggulan ketiga asal Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan.

Di laga ini, pada awal game pertama, Greysia/Apriyani sejatinya mendapatkan perlawanan yang sangat keras. Namun, saat kedudukan imbang 12-12, Greysia/Apriyani melesat untuk mencetak tujuh angka beruntun dan langsung berada dalam posisi game point, 20-12. Mereka lantas menyelesaikan game pembuka dengan skor 21-15.

Pada game kedua, situasinya sangat berbeda. Greysia/Apriyani mengontrol total pertandingan. Mereka unggul jauh sejak awal. Mulai dari 11-2 lalu 16-5. Berada dalam posisi yang sudah sangat nyaman tersebut, Greysia/Apriyani tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memungkasi pertandingan.

“Kami sangat bahagia bisa melaju sejauh ini. Berkesempatan menghadapi Polii dan Apriyani, adalah kesempatan yang sangat baik bagi kami,” ucap Muralitharan seperti dikutip dari situs resmi BWF.

“Hasilnya memang bukan seperti yang kami inginkan, tetapi kami ingin belajar dari hari ini. Mereka lebih berpengalaman dan kami berharap bisa menerapkan apa yang kami pelajari di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu Tan mengatakan bahwa mereka kalah karena tidak sabar dalam pertandingan. “Apalagi pertahanan mereka sangat baik dan mereka memaksa kami melakukan kesalahan. Kami akan mengambil hasil hari ini sebagai pelajaran di masa depan,” ucap Tan.

Comment

News Feed