by

Asisten I Setda Ketapang Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih Dengan Baik

Asisten I Setda Ketapang Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih Dengan Baik

KalbarOnline, Ketapang – Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, mewakili Plt. Bupati Ketapang, Suprapto, Asisten I Setda, Donatus Franseda bersama rombongan dari berbagai OPD melakukan safari natal ke jemaat gereja di Kecamatan Simpang Hulu.

Dalam kunjungannya tersebut, Asisten I menyerahkan bingkisan natal ke berbagai gereja, diantaranya Greja Paroki Santo Yohanes Rasul Balai Semandang, Kecamatan Simpang Hulu, Greja Santo Yosef Meraban dan terakhir penyerahan bantuan natal untuk Greja Santo Martinus Balai Bekuak dan Pra Paroki Santa Maria Botong, Kecamatan Simpang Hulu, sembari melakukan diskusi tatap muka, Jumat (20/11/2020).

Dalam kesempatan itu Asisten I menyampaikan permonan maaf atas ketidakhadiran Plt Bupati. Ia mengatakan bahwa ketidakhadiran Plt Bupati dikarenakan sedang menjalankan tugas pemerintahan yang lain yaitu melakukan peresmian SPN di Kabupaten Singkawang.

Sedangkan ketidakhadiran Pj Sekda, Heronimus Tanam menurut dia, dikarenakan padatnya tugas. Adapun ketidakhadiran Bupati Ketapang, Martin Rantan disebabkan sedang cuti, sedang menjalankan hak konstitusi di mana menjadi keharusan bagi setiap kepala daerah yang hendak mencalonkan diri kembali untuk dipilih menjadi kepala daerah periode selanjutnya harus mengambil cuti.

“Seyogyanya, yang menyerahkan bingkisan ini adalah Plt Bupati Ketapang, Suprapto, tetapi kerena beliau ada kegiatan Peresmian SPN di Singkawang jadi beliau tidak dapat hadir. Untuk itu, beliau menitipkan permohonan maaf tidak bisa bersama-sama dengan kita. Sedangkan Pj Sekda punya tugas sangat padat. Sementara, Bupati Ketapang, Martin rantan saat ini sedang cuti kampanye karena maju lagi sebagai calon Kepala Daerah dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Asisten I mengimbau agar masyarakat dapat mensukseskan pesta demokrasi ini, turut berpartisiasi memberikan hak pilihnya secara LUBER dan JURDIL, dan juga selalu menjaga suasana aman, damai, dan tenteram, tanpa ada tindakan intimidatif baik secara verbal maupun psikis. Sebab menurut beliau hak pilih setiap warga negara adalah amanat konstitusi, sehingga dijamin pula atau dilindungi oleh konstitusi.

“Pilihan jangan dijadikan konflik yang berkepanjangan, mari ciptakan suasana damai, persaudaraan dan bijak dalam melihat sebuah perbedaan. Pilihan, sudah dijamin oleh undang-undang. Asas pemilihan itu, Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur dan Adil,” pungkasnya.

Comment

News Feed