by

Pemkab Ketapang Akan Lanjutkan Pemugaran Makam Kerajaan Tanjungpura dan Bangun Jembatan Pawan VI

Pemkab Ketapang Akan Lanjutkan Pemugaran Makam Kerajaan Tanjungpura dan Bangun Jembatan Pawan VI

KalbarOnline, Ketapang – Tanjungpura merupakan situs sejarah, tonggak sejarah, cikal bakal wujudnya Kabupaten Ketapang yang layak untuk dipertahankan, dirawat, dijaga dan dilestarikan.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Ketapang telah sepakat akan terus gelontorkan dana untuk pemugaran Makam Kerajaan Tanjungpura pada tahun-tahun yang akan datang. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan pada acara pengukuhan DM. IKKRAMAT (Dewan Mangku Ikatan Keluarga Kerajaan Matan Tanjung Pura) masa bhakti 2019-2024 di Keraton Tanjung Pura, pada Minggu (2/8/2020).

Hubungan baik antara leluhur Bupati dan leluhur DM. IKKRAMAT saat ini adalah salah satu faktor harmonisnya hubungan Bupati Martin Rantan dan Ketua DM. IKKRAMAT saat ini Uti Roden Top.

Dikatakan Bupati, leluhurnya dahulu adalah Demong Pundohan (baca: raja kecil), sedangkan kakeknya, di dalam lingungan Kerajaan Matan Tanjungpura, masa G.M. Saunan berkuasa adalah ‘abdi dalem’ (baca: orang dalam).

Pemkab Ketapang Akan Lanjutkan Pemugaran Makam Kerajaan Tanjungpura dan Bangun Jembatan Pawan VI 2

“Jika GM. Saunan hendak berburu ke wilayah Jelai kakek sayalah pemandunya,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan bahwa hubungan baik sesama elemen bangsa harus tetap dipertahankan, falsafah dari Bhinneka Tunggal Ika harus diejawantahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain daripada itu, argumentasi logis dari harus adanya pelestarian berkesinambungan dari Makam Tanjungpura menurut Bupati adalah karena Tanjungpura sendiri merupakan ikon penting yang sarat dengan makna sejarah Ketapang, yang layak dijadikan sebagai destinasi wisata, baik wisata sejarah maupun religi yang nantinya akan berdampak secara sosial, budaya maupun ekonomi di Kabupaten Ketapang.

“Universitas terbesar di Kalimantan Barat, KODAM kita, bernama Tanjungpura yang keberadaanya di Ketapang,” jelas Bupati.

Bupati dalam kesempatan itu juga menyampaikan akan meninjau titik rencana pembangunan Jembatan Pawan VI, yang berada di Desa Ulak Medang.

Di akhir sambutannya Bupati menyampaikan selamat dikukuhkannya Ketua DM. IKKRAMAT terpilih masa bhakti 2019-2024 Bpk. Uti Royden Top, berharap akan amanah dan berkontribusi untuk Kabupaten Ketapang.

Dirinya juga tak lupa ucapkan terimakasih kepada DM. IKKRAMAT secara kelembagaan karena telah menjaga budaya, tradisi, adat-istiadat masyarakat Ketapang yang merupakan khazanah bangsa Indonesia.

Selaras dengan Bupati, Sekda Ketapang, Farhan yang juga hadir dalam acara ini mengatakan bahwa Sekda mempunyai tugas dan kewajiban yang salahsatunya adalah memberikan masukan-masukan kepada Bupati terkait dengan kebijakan-kebijakan daerah, dan juga mengkoordinir seluruh stakeholder Kabupaten Ketapang kaitannya dengan rencana pembangunan daerah. Dalam hal ini, sekda menjelaskan telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, Kesbangpol Ketapang.

Tak lupa, Sekda mengingatkan agar kita semua tetap mengindahkan protokol kesehatan di masa new normal di tengah pandemi Covid-19, walaupun menurutnya Ketapang saat ini sudah berada di zona kuning sehingga dimungkinkan penyelenggaraan acara semacam ini.

“Selamat dan sukses atas dikukuhkannya kepengurusan DM. IKKRAMAT masa Bhakti 2015-2021, semoga IKKRAMAT jaya dan berkontribusi nyata untuk Ketapang, dan juga semoga kita semua yang hadir di sini selamat dari Covid-19,” ucap Sekda.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Sekda Ketapang, Ketapang, Kapolres, Kajari, Kasdim sebagai perwakilan Dandim, dan seluruh Forkompimda Kab. Ketapang. (Adi LC/Humpro Ketapang)

Comment

News Feed