Menuju Pilkada Sambas 2020, Dukungan ke Mulyadi Terus Berdatangan

Mulyadi saat berbincang dengan Petani di Teluk Keramat, Sambas
Mulyadi saat berbincang dengan Petani di Teluk Keramat, Sambas (Foto: Anc)

KalbarOnline, Sambas – Dorongan terhadap Mulyadi, SP., MP untuk turut berkompetisi dalam Pilkada Sambas 2020 terus berdatangan. Seperti diketahui, jelang Pilkada Sambas 2020 ini, sejumlah nama pun mulai ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat, satu di antaranya Mulyadi.

Diberitakan sebelumnya, Mulyadi yang merupakan tokoh pemuda yang berasal dari kaum petani ini diminta oleh sejumlah elemen masyarakat untuk turut berkompetisi dalam perebutan kursi Bupati dan Wakil Bupati Sambas 2020 mendatang.

Tokoh pemuda Kecamatan Pemangkat, Rizal mengaku telah mengenal Mulyadi sejak tahun 1995 yang kala itu merupakan Ketua Ikatan Remaja Masjid. Sosok Mulyadi, kata dia, memiliki dedikasi yang tinggi terhadap bidang keagamaan dan sosial sekaligus pendidikan. Tentunya hal itu menjadi modal dasar bagi seorang pemimpin.

“Pak Mulyadi ini saya kenal sejak tahun 1995 saat itu merupakan Ketua IRMAS. Sosok beliau memiliki dedikasi yang sangat luar biasa di bidang agama dan sosial serta pendidikan. Pak Mulyadi ini selain sebagai salah satu pendiri  sekaligus Guru Taman Pendidikan Alquran (TPA) Baitulhidayah di Pemangkat, tentunya tanpa embel-embel, hanya demi membangun generasi qurani di Pemangkat,” tukasnya.

Selain Rizal, dorongan terhadap Mulyadi juga datang dari tokoh pemuda Tebas, F Rizan. Ia menyatakan sosok Mulyadi sangat layak untuk memimpin Sambas ke depan. Pemerhati pertanian Sambas yang karib disapa Along ini menilai sosok Mulyadi sangat mewakili kaum tani dan milenial.

“Akademisi sekaligus profesional di bidang pertanian, aktivis, sangat sesuai dengan latar belakang masyarakat Sambas yang memang berbudaya asli bertani. Tokoh pemuda, tentu sangat paham dengan karakter generasi milenial,” ujarnya.

“Pak Mulyadi ini selain sebagai Akademisi di salah satu Universitas Swasta di Pontianak, Bersama2 rekannya telah mendirikan organisasi pemuda penggerak pertanian yang kini berubah nama menjadi Geger Tani (Generasi Penggerak Pertanian) dan beliau duduk sebagai wakil ketua yang bertujuan untuk melahirkan generasi muda yang profesional di bidang pertanian. Tentunya akan bermuara pada meningkatnya produktivitas dan kesejahteraan petani yang saat ini masih belum diseriusi pemerintah,” timpalnya.

Karena, kata dia, Sambas pada dasarnya memiliki potensi pertanian yang sangat luar biasa, hanya saja belum dioptimalkan.

“Tentu dengan memiliki latar belakang profesional pertanian, Pak Mulyadi dinilai mampu memaksimalkan potensi pertanian di Sambas. Tentunya berimplikasi pada persoalan penyerapan tenaga kerja yang dihadapi kaum milenial saat ini,” imbuhnya.

Dorongan terhadap Mulyadi juga datang dari salah satu tokoh masyarakat Semparuk yakni Rasyad. Pria yang karib disapa Pak Ngah Rasyah ini mengaku mengenal sosok Mulyadi sejak Mulyadi bergabung sebagai kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sambas. Mulyadi, lanjut dia, yang saat itu menjabat sebagai Korwil PPP Kabupaten Sambas, menurut dia, memiliki jiwa seorang pemimpin sangat kuat.

“Beliau dapat mengayomi, membina sekaligus menjadi orang tua bagi kader sampai ke tingkat paling bawah (desa). Beliau mampu membangun komunikasi yang baik dengan kader sehingga soliditas antar sesama kader tetap terjalin sehingga perolehan kursi PPP di DPRD Kabupaten Sambas khususnya wilayah Dapil 3 pada Pileg 2014 mengalami peningkatan yang luar biasa, dari yang semula tidak ada kursi bisa menduduki peringkat kedua kursi terbanyak di Dapil 3,” tukasnya.

Pak Ngah Rasyad yang juga merupakan tokoh sepuh PPP Kecamatan Semparuk ini menegaskan jikalau Mulyadi diusung dan maju dalam Pilkada 2020, dirinya mengaku siap untuk mengerahkan seluruh kader di Semparuk untuk berjuang bersama memenangkan Mulyadi.

“Saya yakin beliau mendapat dukungan penuh dari Bapak Sutarmidji karena Pak Mulyadi ini merupakan kader sekaligus loyalis beliau yang tentunya juga akan didukung oleh Relawan Midji-Norsan yang juga merupakan binaan Pak Mulyadi,” pungkasnya. (Anc)

Tinggalkan Komentar