Tujuh Kafilah Kalbar Torehkan Prestasi Membanggakan, Satu Jadi Hafizah Terbaik

Hafizah terbaik 1 pada cabang golongan 30 juz, Rohidah dan Qoriah terbaik 2 pada cabang tilawah golongan anak-anak, Malika Khaira Khalqillah foto bersama pendamping kafilah STQ Kalbar usai menerima penghargaan
Hafizah terbaik 1 pada cabang golongan 30 juz, Rohidah dan Qoriah terbaik 2 pada cabang tilawah golongan anak-anak, Malika Khaira Khalqillah foto bersama pendamping kafilah STQ Kalbar usai menerima penghargaan (Foto: Fat)

KalbarOnline, Pontianak – Tujuh kafilah Kalimantan Barat berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXV tingkat Nasional di Pontianak, Kalimantan Barat. Hal ini berdasarkan surat keputusan Dewan Hakim STQ Nasional tentang penetapan peserta terbaik 1, 2 dan 3 serta harapan 1, 2 dan 3 STQ Nasional XXV, Jumat (5/7/2019) malam.

Tujuh kafilah Kalbar tersebut berhasil meraih juara pada cabang perlombaan yang berbeda. Prestasi yang telah diprediksi sejak babak penyisihan berhasil diraih oleh Rohidah yang sukses menjadi hafizah terbaik 1 pada cabang golongan 30 juz. Kemudian, Malika Khaira Khalqillah berhasil menjadi qoriah terbaik 2 pada cabang tilawah golongan anak-anak. Adapun dalam cabang tahfiz golongan 10 juz, Kalbar harus berpuas diri setelah hafiznya yakni Fathurrahman sukses menjadi hafiz terbaik 3.

Prestasi membanggakan juga datang dari Fuady Farid Al Bari yang sukses menjadi muhaddits terbaik 3 cabang hafalan 100 hadis dengan sanad.

Sementara untuk cabang tilawah golongan dewasa, kafilah Kalbar yakni DR H. Anas Al Hifni, SEI, M.Si berhasil menjadi qori harapan 1. Kemudian Khullatun Nabella, berhasil menjadi hafizah harapan 2 cabang tahfiz golongan 20 juz dan Ainun Jariah berhasil menjadi muhadditsah harapan 3 cabang 500 hadis tanpa sanad.

Berdasarkan torehan prestasi tersebut, kontingen Kalimantan Barat selaku tuan rumah berhasil menduduki peringkat 5 dari 10 besar juara umum setelah sekian lama puasa gelar juara dalam ajang pemuliaan Alquran.

Prestasi membanggakan itu pun lantas menjadi kebahagiaan bagi Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji tak terkecuali bagi masyarakat Kalbar. Pasalnya, selama 10 tahun belakangan ini, Kalbar yang dulunya merupakan gudangnya qori dan qoriah, puasa prestasi di hampir setiap ajang pemuliaan Alquran tersebut.

“Alhamdulillah, empat kafilah Kalbar yang masuk final itu ada yang berhasil meraih juara 1 dan berhasil meraih beberapa juara harapan. Kemudian (Kalbar) berada di peringkat 5 dari 10 besar, ini merupakan prestasi tersendiri. Karena sudah sekian lama, 10 tahun ini kita tidak berprestasi dengan baik, tahun ini Alhamdulillah. Ini menjadi momentum kebangkitan Kalbar sebagai gudangnya qori dan qoriah. Dulu gudangnya qori dan qoriah itu di Kalbar, banyak sekali. Makanya dewan hakim nasional banyak dari Kalbar,” ujar Sutarmidji saat diwawancarai usai penutupan STQ Nasional XXV.

Orang nomor wahid di Bumi Tanjungpura ini berharap, momentum ini juga menjadi penyemangat pihaknya dalam rangka melahirkan 5000 hafiz dan hafizah yang nantinya akan ditempatkan di seluruh masjid-masjid se-Kalimantan Barat agar dapat memberikan pemahaman yang benar baik mengenai bacaan dan kajian isi kandungan Alquran.

“Saya berharap juga, momentum ini menjadi penyemangat kita untuk melahirkan 5000 hafiz dan hafizah yang nantinya akan ditempatkan di seluruh masjid se-Kalbar agar dapat memberikan pemahaman yang benar mengenai bacaan dan mengkaji isi kandungan Alquran dengan baik ke masyarakat,” harapnya.

“Sehingga kita bisa hidup bernegara dan berbangsa dalam kemajemukan dengan landasan Alquran. Karena semuanya sudah diatur dalam Alquran. Beda agama, suku bangsa, kehidupan beragama dalam keberagaman semuanya sudah diatur dalam Alquran. Sehingga kalau itu dihayati, diimplementasikan maka kehidupan yang damai dalam keberagaman pasti akan terwujud,” pungkasnya. (Fai)

Tinggalkan Komentar