Bupati Jarot Tutup Turnamen Riguk Cup 2018

Bupati Sintang, Jarot Winarno memberikan sambutannya saat menutup turnamen volly Riguk Cup 2018 (Foto: */Sg)
Bupati Sintang, Jarot Winarno memberikan sambutannya saat menutup turnamen volly Riguk Cup 2018 (Foto: */Sg)

KalbarOnline, Sintang – Dihelat sejak 25 Juli 2018 lalu, turnamen bola volly Riguk Cup resmi ditutup Bupati Sintang, Jarot Winarno di lapangan bola volly Desa Riguk, Kecamatan Dedai, Minggu sore (12/8/2018).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Roni, sejumlah unsur OPD Sintang, Camat Dedai, masyarakat Desa Riguk dan unsur terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Jarot memberikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya turnamen bola volly di Desa Riguk, karena menurutnya inilah salah satu wujud untuk menikmati kemerdekaan dengan kegiatan olahraga dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca: Kukuhkan 31 Anggota Paskibraka Sintang 2018, Bupati Jarot Pesankan Ini

Baca: Buka Turnamen Olahraga di Sungai Risap, Askiman: Jasa Persatuan dan Kesatuan

Baca: Lepas Lomba Gerak Jalan Tingkat SD, Bupati Jarot: ‘Mens Sana in Corpore Sano’

Baca: Hadiri Peringatan HKG PKK ke – 46 Kabupaten Sintang, Ini Kata Bupati Jarot

“Inilah juga yang diinginkan Presiden Joko Widodo dalam empat pesannya untuk membangun daerah pedesaan salah satunya kegiatan olahraga yakni adanya sarana olahraga (Sorga) desa, kita bisa bertanding kumpul-kumpul, silaturrahmi dan sebagainya,” kata Bupati.

Selain itu kata orang nomor satu di Bumi Senentang ini, dampak dari adanya turnamen yang di gelar ini juga bisa memberikan ruang bagi para pedagang yang ingin berjualan sehingga roda ekonomi berputar dan saling berkesinambungan.

Baca: Bupati Sintang Hadiri Ekspose Pengelolaan Usaha Perkebunan Berbasis Lahan Berkelanjutan

Baca: Bupati Jarot Buka Lomba Masak Bahan Utama Ikan Tingkat Kabupaten Sintang 2018

Baca: Bupati Jarot Harap PUPR Juga Bangun Rusun Bagi Dokter Spesialis

“Ada warung-warung dadakan yang berjualan makanan, minuman dan lainnya, jadi masyarakat bisa santai-santai sambil nonton pertandingan, nongkrong di warung dadakan tersebut,” ungkapnya.

Untuk itu ia berharap turnamen seperti ini harus terus digelar, agar masyarakat bisa saling bersilaturrahmi, sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjalin dengan baik.

“Saya bangga bisa hadir di Riguk ini, nanti tahun depan cari lokasi yang lebih luas lagi untuk lapangan volly biar lebih ramai dan meriah lagi, karena hari ini cukup ramai ni masyarakat yang hadir,” pungkasnya.

Sementara Ketua Panitia turnamen, Eko Prasetiyo mengatakan turnamen ini dihelat sejak 25 juli 2018 lalu dan berakhir 12 Agustus 2018 ini dengan diikuti 17 tim volly putri dan 32 tim volly putra untuk memperebutkan piala dan uang pembinaan yang telah disiapkan panitia.

“Ini tahun kedua kita laksanakan turnamen bola volly Riguk Cup, Alhamdullillah tahun ini sangat meriah karena peserta cukup banyak yang berpartisipasi,” kata Eko.

Eko berharap tetap mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sintang terhadap turnamen yang digelar tersebut, sehingga ini akan menjadi agenda tahunan di Desa Riguk ini.

“Kita tetap berharap Pak Bupati memberikan dukungan terus terhadap turnamen yang kita gelar ini, tidak hanya tahun ini saja, namun tahun-tahun kedepan juga tetap diberikan dukungan,” tutup Eko. (*/Sg)

Tinggalkan Komentar