Hadiri Peringatan HKG PKK ke – 46 Kabupaten Sintang, Ini Kata Bupati Jarot

Bupati Sintang, Jarot Winarno, Memberi Sambutannya, Saat Menghadiri Peringatan HKG PKK ke – 46 Kabupaten Sintang (Foto: */Sg)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Memberi Sambutannya, Saat Menghadiri Peringatan HKG PKK ke – 46 Kabupaten Sintang (Foto: */Sg)

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke – 46 tingkat Kabupaten Sintang di Aula Balai Pegodai Rumah Dinas Jabatan Wakil Bupati Sintang, Kamis pagi (9/8/2018).

Peringatan Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kali ini mengangkat tema kerukunan dalam keluarga dan lingkungan untuk mewujudkan Indonesia damai.

Turut hadiri Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Ketua Kejaksaan Negeri Sintang, perwakilan Kapolres Sintang, Forkopimda Sintang, serta ibu-ibu Penggerak PKK Sintang.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot Winarno menyampaikan bahwa betapa besar peranan ibu-ibu kader PKK untuk perkembangan otak anak anak yang memerlukan pertumbuhan sampai 80 persen dan peranan ibu rumah tangga yang mengasuh.

“Marilah momentum ini kita manfaatkan untuk meningkatkan peranan ibu ibu PKK yang menjadi ujung tombak dalam pengembangan pengetahuan anak – anak dalam pembentukan pendidikan Kognitif, Afektif dan psikomotorik anak,” ajaknya.

Bupati Jarot mengatakan bahwa ibu-ibu penggerak PKK beperan sangat penting untuk memberi pendidikan anak-anak usia remaja untuk gemar memakan ikan sebab manfaat daging ikan sangat penting bagi pertumbuhan otak anak, karena mengandung lemak Omega 3 (tiga) yang sangat baik bagi pertumbuhan otak.

Adapun manfaat daging ikan menurut Jarot, menunda supaya tidak cepat pikun, dapat menghilangkan rasa sedih dan depresi, dapat memperkuat otot dan tulang, mencegah penyakit jantung.

Bupati Jarot berpesan kepada ibu-ibu penggerak PKK supaya dapat membuat menebarkan launching gerakan gemar makan ikan “Gerakan Masyarakat Gemar makan ikan” (GERMAS IKAN).

Menurut Jarot, ibu-ibu PKK punya kader dan tim Penggerak PKK kecamatan supaya dapat menggerakan tim PKK desa yang dapat menciptakan produk kreatif, makanan khas daerah masing-masing dan ada juga kader PKK yang aktif di industri hulu yang bercocok tanam sebagai contoh ada pembentukan wanita tani.

“Ini sangat bagus dan bervariasi,akan tetapi yang perlu ditingatkan adalah dari izin POM, dan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sebagainya, jikalau produk ini mau diciptakan secara masal. Akan tetapi apa yang ibu-ibu PKK lakukan ini sudah sangat kreatif, dan pada posisi saat inilah peran tim pengerak PKK Kabupaten, Dekranasda dan yang paling penting adalah Disperindag harus turun tangan untuk meningkatkan kualitas pengemasan dan menyiapkan pemasarannya atau marketingnya. Jika itu semua sudah bagus, persyaratan legal produknya sudah lulus dan sertifikat halal, BPOM, dan SNI, sehingga dapat memasarkan ke ritel–ritel kecil, seperti Alfamart dan Indomaret, Holiday, yang tersebar di Kabupaten Sintang,” tuturnya.

Sementara, Ny. Rosinta Askiman sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang, menyampaikan bahwa kegiatan ini meninindaklanjuti program kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang pada 25 Juli 2018 yang lalu, seyogyanya peringatan HKG PKK jatuh pada tanggal 4 Maret setiap tahunnya.

“Adapun tujuan dari peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 46 tahun 2018 adalah, memasyarakatkan gerakan PKK sebagaai gerakan yang dikelola dengan prinsip dari, oleh, dan untuk masyarakat yang sudah dilaksanakan dan beramanfaat bagi masyarakat di seluruh pelosok tanah air,” ujarnya.

“Meningkatkan pemahaman segenap jajaran tim pengerak PKK masyarakat dan seluruh komponen bangsa tentang keberadaan, tujuan, dan program kegiatan PKK untuk pemberdayaan kesejahtraan keluarga, meningkatkan motivasi dan kesadaran kader TP PKK serta masyarakan untuk lebih tahu, mau dan mampu melaksanakan program program PKK serta terus aktif mendukung kegiatan PKK,” tandasnya. (*/Sg)

Tinggalkan Komentar