Kukuhkan 31 Anggota Paskibraka Sintang 2018, Bupati Jarot Pesankan Ini

Bupati Sintang, Jarot Winarno foto bersama usai mengukuhkan anggota paskibraka Sintang 2018 (Foto: */Sg)
Bupati Sintang, Jarot Winarno foto bersama usai mengukuhkan anggota paskibraka Sintang 2018 (Foto: */Sg)

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengukuhkan 31 anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sintang tahun 2018 di Pendopo Bupati Sintang, Senin (13/8/2018).

Pengukuhan ditandai dengan pemasangan perlengkapan pakaian Paskibraka, pengucapan ikrar dan penciuman Bendera Merah Putih yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Dra. Yosepha Hasnah, Forkopimda, Direktur PDAM, Jane Elisabeth Wuysang, pimpinan OPD dan orang tua anggota Paskibraka.

Bupati Jarot dalam amanahnya menyampaikan bahwa anggota Paskibraka mempunyai tugas melaksankan pengibaran dan penurunan bendera merah putih sebagai puncak peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Baca: Buka Turnamen Olahraga di Sungai Risap, Askiman: Jasa Persatuan dan Kesatuan

Baca: Lepas Lomba Gerak Jalan Tingkat SD, Bupati Jarot: ‘Mens Sana in Corpore Sano’

Baca: Hadiri Peringatan HKG PKK ke – 46 Kabupaten Sintang, Ini Kata Bupati Jarot

Baca: Bupati Sintang Hadiri Ekspose Pengelolaan Usaha Perkebunan Berbasis Lahan Berkelanjutan

“Dengan demikian dapat kita pahami bahwa anggota paskibraka memiliki tugas yang penting, karena akan sangat menentukan ketertiban, kekhidmatan dan kesuksesan acara puncak peringatan hari kemerdekaan bangsa Indonesia,” ujar Bupati Jarot.

Bupati menambahkan dalam peringatan HUT Republik Indonesia ke – 73 tahun 2018 ini, tema yang diusung adalah “kerja kita, prestasi bangsa”. Tema ini hendak mengajak seluruh masyarakat Indonesia tak terkecuali Sintang untuk terus mengisi kemerdekaan dengan kerja-kerja nyata di segala bidang, sehingga diperoleh prestasi bangsa yang gemilang.

“Harus ada korelasi yang kuat antara yang kita kerjakan dengan prestasi yang dicapai. Disinilah kerja yang asal jadi, setengah-setengah atau sekedar memenuhi syarat formal tidak boleh lagi melekat pada kebiasaan kita. Pilihan kita pada kerja yang terbaik, terukur dan tercapai hasilnya secara optimal,” jelasnya.

Baca: Bupati Jarot Buka Lomba Masak Bahan Utama Ikan Tingkat Kabupaten Sintang 2018

Baca: Bupati Jarot Harap PUPR Juga Bangun Rusun Bagi Dokter Spesialis

Kepada generasi muda, Bupati Jarot mengharapkan kontribusi seluruh komponen bangsa, terutama generasi muda sangatlah diperlukan dalam mengisi kemerdekaan Indonesia yang sudah berusia 73 tahun.

Para generasi muda, lanjutnya, sejak awal harus menyadari, mulai berbuat dan mampu memberikan nilai tambah bagi kemajuan bangsa dan negara. Akan tetapi, kata dia, tantangan generasi muda saat ini dan kedepan semakin berat dan sulit. Lahirnya revolusi industri generasi ke-empat, yang ditandai dengan kemunculan super komputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, editing genetik dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi otak.

“Industri generasi ke-empat ini menuntut adanya creative class untuk membuat sebuah bangsa dan negara punya daya saing tinggi. Maka dari itu, pilihan kita adalah mempersiapkan generasi muda menjadi kelompok kreatif atau creative class di segala bidang kehidupan bangsa,” imbuhnya.

Kepada anggota Paskibraka selaku bagian dari kekuatan inti generasi muda berprestasi Kabupaten Sintang, Bupati Jarot berpesan bahwa selain skill individu, kerja tim memiliki nilai penting yang sama dan harus siap membangun kerja tim yang solid dan menghasilkan kekompakan.

“Sebab kerja tim dari individu-individu yang cakap akan melahirkan kekuatan besar dalam menjalankan tugas. Terpilihnya kalian menjadi anggota paskibraka tahun 2018 ini, menjadi peluang emas bagi kalian untuk dapat lebih mengasah skill diri masing-masing sekaligus belajar untuk menyatukan perbedaan masing-masing menjadi nilai, minat, dan keyakinan bersama sebagai anggota paskibraka,” tukasnya.

“Setiap pelaksanaan tugas selalu ada potensi melakukan kesalahan, karena kodrat kita sebagai manusia yang tidak sempurna. Akan tetapi kita juga diberi kemampan untuk dapat meminimalisir segala potensi kesalahan dalam melakukan tugas. Kemampuan itu adalah berupaya melakukan persiapan yang optimal, selalu fokus dan terus menerus mengevaluasi diri. Saya minta saudara-saudari dapat menggali kemampuan tersebut, sebagai bekal untuk sukses sebagai anggota paskibraka tahun 2018 ini. Kalian harus mampu memposisikan diri menjadi pelopor generasi muda yang kreatif. Caranya, terus gali rasa ingin tahu, biasakan berdiskusi secara kritis dan yang terpenting adalah berani untuk mencoba hal-hal baru yang konstruktif,” pesan Bupati.

Bupati juga mengucapkan selamat kepada 31 pemuda-pemudi tersebut atas terpilihnya menjadi anggota Paskibraka Sintang tahun 2018.

“Saya yakin kalian akan mampu berhasil dan sukses saat bertugas nanti. Kepada semua pihak yang telah turut serta mempersiapkan Paskibraka Sintang tahun 2018, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” tandas Bupati.

Sebelumnya sejak Maret 2018, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sintang sudah melaksanakan seleksi bagi calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Sintang di komplek stadion Baning. Usai dilaksanakan dengan pengukuran tinggi badan dan pemeriksaan kesehatan. Diketahui sebanyak 198 peserta dari 25 SMA sederajat yang berada di 14 kecamatan di Sintang yang mengikuti seleksi tersebut.

Masing-masing sekolah menyiapkan 10 peserta namun dari 25 sekolah peserta itu tidak semua mengirimkan sesuai yang disiapkan, ada yang hanya mengirim 3 atau 4 orang perwakilan.

Setelah dilakukan seleksi dengan melihat tinggi dan berat yang minimal, ideal, dan maksimal, tes kesehatan, termasuk riwayat penyakit dan posisi gigi, serta lulus tes, maka yang berhasil lulus sebanyak 31 orang yang terdiri dari laki laki 20 orang dan perempuan 11 orang.

Dari 31 orang tersebut sebanyak 8 orang berasal dari Kecamatan Sepauk, 1 orang dari Kecamatan Dedai, 1 orang dari Kecamatan Kelam Permai, 1 orang dari Kecamatan Ketungau Tengah, 1 orang dari Kecamatan Binjai Hulu dan sisanya sebanyak 19 orang yang berasal dari Kecamatan Sintang. Sebanyak 31 anggota Paskibraka kemudian dilatih secara fisik, teknik dan materi. (*/Sg)

A post shared by Kalbar Online (@kalbaronline) on

Tinggalkan Komentar