Bupati Jarot Minta Pertamina Bangun SPBU di Wilayah Perbatasan

Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Meresmikan SPBU Semeruduk Yang Ditandai Dengan Pengisian Bahan Bakar Pertama Untuk Kendaraan Roda Dua (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Meresmikan SPBU Semeruduk Yang Ditandai Dengan Pengisian Bahan Bakar Pertama Untuk Kendaraan Roda Dua (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Dengan kebijakan Pemerintah Pusat, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) membuat program satu harga sama diseluruh Indonesia dalam perliter setiap bahan bakar, artinya biaya ongkos pendistribusian bahan bakar keseluruh pelosok negeri ditanggung oleh pihak, seperti di wilayah Pulau Papua, termasuk salah satunya diwilayah Sintang di Ketungau Hilir, tepatnya di Desa Batu Nyadi.

“Semua itu untuk memenuhi dan meringankan beban kebutuhan masyarakat dalam hal pembelian bahan bakar,” ujar Bupati Sintang, Jarot Winarno, saat memberikan sambutan pada peresmian SPBU Semeruduk, Desa Batu Nyadi, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, Kamis sore (11/1).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, para anggota DPRD Kabupaten Sintang, dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Bupati juga menyampaikan bahwa dengan kehadiran SPBU Semeruduk di Desa Batu Nyadi ini dapat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam hal pembelian bahan bakar.

“Ini akan bermanfaat kepada masyarakat, saya minta kepada pihak SPBU utamakanlah masyarakat yang membeli bahan bakar secara langsung, kalau yang pakai ken itu nanti dululah,” pinta Bupati.

Bupati menginginkan diwilayah dekat dengan perbatasan negara juga harus dibangunkan sebuah SPBU.

“Saya ingin minta kepada pihak pertamina agar dapat mau membangun SPBU di wilayah perbatasan, kalau bisa di Pintas Keladan dibuatkan satu SPBU, kemudian di Desa Belubu dibuatkan satu SPBU, agar masyarakat bisa menikmati bahan bakar minyak yang berkualitas dengan harga yang murah, tidak eceran yang dalam botol lagi,” pinta Bupati.

Dengan hadirnya SPBU di wilayah Ketungau ini dapat juga memudahkan para pekerja dikebun untuk membeli kebutuhan bahan bakar kendaraannya.

“Tentu ini sangat akan membantu bagi pihak perkebunan yang ada diwilayah Ketungau, bayangkan kalau industri perkebunan membeli solar dengan harga industri yang belinya di Sintang akan menambah biaya yang besar, tapi dengan adanya SPBU Semeruduk ini mereka cukup beli disini dengan harga distribusinya lebih murah ketimbang beli di Ibu kota Kabupaten Sintang,” tutur Bupati.

Jadi, lanjut Bupati, dengan hadirnya SPBU diwilayah pelosok diimbangi juga dengan pembangunan infrastruktur yang terus berjalan.

“Saat ini jalan paralel perbatasan 90 Km sudah di latasir, kemudian 15 Km sudah diaspal, kemudian ruas jalan Sintang-Semubuk-Balai Sepuak itu sudah status jalan Provinsi, artinya Pemerintah Kabupaten Sintang tetap membangun dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Sintang,” tukasnya.

“Kita ingin membangun dari pinggiran, kita ingin negara hadir ditengah-tengah masyarakat, agar kita dapat bersama-sama membangun daerah kita untuk lebih maju lagi,” timpalnya.

Sementara, Kepala Pertamina Cabang Kalbar-Kalteng, Teuku Johan mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan melayani kebutuhan Bahan Bakar Minyak kepada masyarakat untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

“Bersama-sama kita jaga SPBU ini, karena produk-produk BBM dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, karena bagaimanapun juga suplay bahan bakar tetap terjaga untuk masyarakat,” kata Johan.

Teuku Johan berpesan kepada masyarakat dan semuanya untuk dapat bersama-sama menjaga keamanan SPBU.

“Dari segi keamanan kami sampaikan SPBU ini memiliki resiko tinggi, yang paling ringan untuk kita lakukan tidak merokok dilingkungan SPBU, selama pengisian bahan bakar mesin kendaraan dimatikan, jangan main handphone saat melakukan pengisian, karena kadang-kadang kita merasa hal ini sepele,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Desa Batu Nyadi, Insun mengatakan kehadiran SPBU Semeruduk di Desa ini menjadi ujung tombak bagi masyarakat.

“Dengan adanya pembangunan SPBU ini dimana masyarakat tidak kesulitan lagi mencari bahan bakar karena ada SPBU, sehingga ekonomi masyarakat akan lancar, dan semuanya pasti membutuhkan bahan bakar,” kata Insun.

Peresmian SPBU Semeruduk ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengisian bahan bakar pertama kepada kendaraan roda dua oleh Bupati Sintang. (Sg/Hms)

Tinggalkan Komentar