Kapolda Kalbar Tegaskan Tidak Akan Tolerir Pelaku Street Crime

Kapolda Kalbar, Irjen Po Didi Haryono, Saat Memberikan Sambutannya Pada Rapat Lintas Sektoral Dalam Rangka PAM Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Foto: Hms Polda)
Kapolda Kalbar, Irjen Po Didi Haryono, Saat Memberikan Sambutannya Pada Rapat Lintas Sektoral Dalam Rangka PAM Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Foto: Hms Polda)

Ungkap kasus pencurian mesin motor speedboat

KalbarOnline, Pontianak – Kapolda Kalbar, Irjen Po Didi Haryono menegaskan tidak akan mentolerir pelaku kejahatan jalanan (Street Crime). Hal itu ditegaskannya saat rapat lintas sektoral Pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Mapolda Kalbar, Kamis (14/12).

Hal itu dibuktikan langsung dengan keberhasilan Polda Kalbar dalam mengungkap kasus pencurian dan premanisme yang masuk kategori kejahatan jalanan beberapa waktu lalu tepatnya pada Rabu (13/12) Tim 2 Resmob Dit Reskrimum Polda Kalbar berhasil membekuk 3 orang tersangka pencurian mesin motor speedboat milik H Mar’ie yang dilakukan oleh OT, TU dan RE.

Ketiga tersangka berhasil dibekuk saat akan menjual mesin speedboat tersebut.

Mendengar informasi tersebut Tim 2 Resmob Polda Kalbar langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap 3 orang yang diduga sebagai pelaku pencurian 1 unit mesin motor speedboat merk yamaha tersebut di Jl Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Timur.

Pada saat dilakukan penangkapan, barangbukti tersebut berada di rumah TSK atas nama RIZAL Gang Waris. Dan sebagai sarana angkut BB tersebut berupa: 1 unit Mobil Toyota Avanza KB 1734 SK warna abu-abu metalic.

Dari hasil interogasi dan pengembangan dilapangan tersangka mengakui bahwa 1 unit mesin motor speedboat 40pk merk Yamaha tersebut merupakan hasil curian di Teluk Mutiara kabupaten Ketapang dan tersangka juga mengaku telah mencuri 2 Ton karet di wilayah kab. Ketapang dan sudah dijual kepada sdr. Lip Hin (balai bekuak) dengan harga 8.000 per kg.

Dalam rapat tersebut, juga mengundang para Steakholder dari Instansi terkait. Kapolda Irjen Pol Didi Haryono dalam sambutannya menyampaikan beberapa atensi dalam menghadapi Pam Natal dan tahun baru berupa kejahatan terrorisme, kejahatan konvensional, stabilitas harga pangan dan arus mudik.

“Beberapa atensi ancaman yang saya sebutkan diatas hendaknya menjadikan target dalam operasi lilin nanti. Lakukan langkah – langkah preventif dengan melibatkan para Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades,” pintanya.

“Untuk kejahatan konvensional mari kita berantas bersama yang meresahkan masyarakat. Kita kawal segala aktivitas perekonomian dan perbankan,” timpalnya.

Ia juga mengharapkan pada rapat koordinasi ini semua instansi dan masyarakat dapat bekerjasama menjaga keamanan sehingga Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 berjalan dengan aman dan Kondusif. (Ian/Hms Polda)

 

Tinggalkan Komentar