Tiga Alasan Nasdem Usung Sutarmidji di Pilgub 2018, Ini Penjelasan Syarif Abdullah

Sutarmidji Didampingi Ketua DPW NasDem Kalbar, Syarif Abdullah Alkadrie, Bertemu Dengan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh (Foto: Partai NasDem)
Sutarmidji Didampingi Ketua DPW NasDem Kalbar, Syarif Abdullah Alkadrie, Bertemu Dengan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh (Foto: Partai NasDem)

KalbarOnline, Pontianak – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem secara resmi telah menentukan sikap untuk mengusung Walikota Pontianak Sutarmidji sebagai calon Gubernur Kalimantan Barat yang kemudian disusul dengan dukungan dari PKS dan PKB beberapa waktu lalu.

Atas keputusan tersebut, Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Kalbar, H Syarif Abdullah Alkadrie menegaskan bahwa Partai Nasdem dalam mengusung calon kepala daerah selalu berpatok dalam beberapa penilaian.

Pertama, pemimpin daerah memegang mandat itu ada di rakyat. Sistem demokrasi Indonesia dipimpin langsung oleh rakyat.

Oleh karena itu menjadi salah satu pertimbangan Partai Nasdem di dalam melakukan survey dan menentukan.

Kedua, penilaian dari trek record terhadap calon tersebut. Jika pejabat pemerintah tentu dilihat apa yang pernah dia lakukan, bagaimana profilnya, apakah ada prestasinya selama menjabat. Ketiga berkaitan dengan visi dan misi Partai Nasdem yang berkaitan terhadap gerakan restorasi.

“Jadi dari semua adalah penilaian, kita memilih Sutarmidji karena dilihat dari animo atau keinginan dari masyarakat dan survey yang ada menempatkan beliau di ranking teratas dengan angka yang cukup signifikan,” ujarnya seperti dilansir dari Pontianak.tribunnews.com.

Kemudian dari sisi prestasi sebagai kepala daerah di Kota Pontianak, menurutnya Sutarmidji sudah sangat membanggakan.

“Beliau enam kali WTP pemerintahan. Kemudian pembangunan di daerah sangat pesat dengan IPM juga meningkat,” paparnya.

Sementara dari sisi tindak laku selama ini, Sutarmidji dinilai sejalan dengan visi dan misi Partai Nasdem.

“Makanya Nasdem berkeinginan pemimpin daerah dapat mewujudkan apa yang menjadi keinginan masyarakat,” jelasnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa mengenai pendamping Sutarmidji, ia mengatakan bahwa Partai Nasdem menyerahkan seutuhnya kepada Sutarmidji.

“Kalau wakil kita serahkan kepada beliau untuk menentukan siapa yang menjadi wakil saat maju. Asalkan harus serasi, jangan nanti kalau jadi satu ke hulu satu ke hilir jadi kan kita tidak mau seperti itu,” tandasnya. (Fai)

Tinggalkan Komentar