Ini Alasan Jokowi Tunjuk Zulkifli Hasan Jadi Mendag dan Hadi Tjahjanto Jadi Menteri ATR

KalbarOnline, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), mengungkapkan alasan dirinya menunjuk Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) dan Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ia menyebut, bahasa penunjukkan keduanya telah didasari oleh sejumlah aspek, diantaranya rekam jejak, pengalaman, hingga manajerial skill untuk dapat melihat dan menyelesaikan persoalan secara detail.

IKLANBANKKALBARIDULADHA

“Sekarang memang bukan hanya makro saja, tapi mikronya juga harus secara detail dikerjakan. Saya melihat Pak Zul dengan pengalaman, dengan track record, rekam jejak yang panjang, saya kira akan sangat bagus untuk menteri perdagangan,” kata Jokowi atas penunjukkan Zulkifli Hasan jadi Mendag.

Baca Juga :  Susun PP Turunan UU Cipta Kerja, Kemenaker Ajak Buruh Berdialog

Presiden pun menekankan, salah satu tantangan yang krusial di bidang perdagangan adalah pemenuhan kebutuhan pokok atau pangan bagi masyarakat. Dalam menyelesaikan tantangan tersebut, dibutuhkan sosok yang memiliki pengalaman lapangan untuk melihat langsung dan menyelesaikan persoalan yang ada.

“Kalau urusan ekspor, saya kira juga menjadi urusan Menteri Perdagangan ya, tapi yang lebih penting adalah urusan kebutuhan pokok di dalam negeri harus bisa kita jaga,” kata dia.

Sementara itu, terkait penunjukan Hadi Tjahjanto sendiri, Presiden Jokowi meyakini, bahwa mantan Panglima TNI itu memiliki penguasaan terhadap teritori Indonesia. Selain itu, ia juga menilai Hadi juga merupakan sosok yang mampu bekerja sangat detail di lapangan, yang hal itu sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan persoalan terkait agraria dan pertanahan.

Baca Juga :  Pak Teng, Pelukis Ampas Kopi Wajah Jokowi

“Urusan yang berkaitan dengan sengketa tanah, sengketa lahan, harus sebanyak-banyaknya bisa diselesaikan, yang kedua urusan sertifikat harus sebanyak-banyaknya juga bisa diselesaikan, dan saya meyakini Pak Hadi memiliki kemampuan untuk itu,” ujarnya.

Sebelumnya, pelantikan keduanya berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/06/2022). Dimana Zulkifli menggantikan pendahulunya Muhammad Lutfi sedangkan Hadi menggantikan Sofyan Djalil. (Rilis/Jau)

Comment