by

Jika Dilakukan Tiap Hari, 5 Kebiasan Ini Membuat Rambut Kamu Menipis

Rambut rontok merupakan masalah umum yang dihadapi semua orang. Normalnya, jumlah rambut yang rontok secara teratur berkisar antara 50 hingga 100 helai per hari. Hal yang wajar karena manusia memiliki lebih dari 100.000 folikel rambut di kulit kepala. Namun, jika rambut mulai rontok secara berlebihan, Kamu harus mulai khawatir. Ada kebiasaan yang membuat rambut rontok dan kerap tidak disadari. Apa saja kira-kira?

Kebiasaan yang Membuat Rambut Rontok

Bagaimana pun, rambut bisa sangat sensitif. Itulah mengapa, Kamu harus menggunakan produk yang tepat untuk merawat rambut sebaik mungkin, Gengs! Selain memastikan produk yang tepat untuk merawat rambut, Kamu juga harus tahu bahwa ada beberapa gaya hidup yang memengaruhi kesehatan rambut lho!

Meskipun penipisan rambut merupakan faktor genetik, ada kebiasaan yang membuat rambut rontok atau bisa memperburuk kondisi rambut Kamu.

1. Tidak Sarapan atau Makan Malam

Ketika Kamu tidak memiliki cukup kalori, tubuh akan mengalihkan semua energi ke fungsi penting seperti jantung serta otak dan melupakan rambut atau kulit kepala. Jadi, jika Kamu tidak sarapan atau makan malam karena diet, gaya hidup tersebut bisa menyebabkan rambut menipis dan rontok, sementara rambut baru tidak tumbuh.

Maka dari itu, Kamu harus mengonsumsi makanan sehat dengan banyak protein dan lemak. Rambut terbuat dari protein (keratin) dan cenderung patah jika Kamu tidak mengonsumsi cukup protein. Idealnya, targetkan 46 gram protein per hari atau sekitar 10 hingga 35 persen dari total kalori harian Kamu.

Baca juga: Sering Pakai Topi Bisa Menyebabkan Kebotakan?

2. Sering Terkena Sinar Matahari

Saat Kamu pergi ke luar rumah tanpa mengenakan topi atau paying, sinar UV matahari mulai menggerogoti elastisitas dan kekuatan rambut. Panas dan paparan sinar matahari dapat membuat rambut dan kulit kepala kering serta merusak kutikula maupun serat rambut.

Baca Juga:  Cara Memberikan Pendidikan Seks kepada Anak

Dampaknya, rambut Kamu akan rapuh dan kemudian rontok. Jadi, jika Kamu keluar rumah, jangan lupa pakai topi atau payung untuk melindungi rambut dari sinar matahari. Selain itu, jaga kelembapan kulit kepala dengan melakukan masker rambut seminggu sekali.

3. Tidur dengan Rambut Masih Basah

Mau keramas di malam hari? Boleh kok, asalkan Kamu punya cukup waktu untuk mengeringkannya sebelum tidur. Jika Kamu tidur dengan rambut masih lembap atau bahkan mengikatnya dalam keadaan basah, rambut akan melemah dari akarnya. Jadi, pikirkan baik-baik sebelum Kamu memutuskan keramas di malam hari ya!

Baca juga: Tidur dengan Rambut Basah Bahaya, Mitos atau Fakta?

4. Cuci Rambut dengan Air Panas

Air panas akan membuat rambut kering, rapuh, rentan patah serta rontok karena mendehidrasi helai rambut. Air panas dan sampo yang digunakan untuk keramas akan menghilangkan minyak pelindung di rambut Kamu dan memaksa pori-pori kulit kepala bekerja terlalu keras untuk mengimbangi produksi minyak.

Dampaknya, akar rambut Kamu akan rusak dan bisa menyebabkan kerontokan yang parah. Air panas juga dapat meningkatkan populasi kuman dan bakteri di kepala lho! Yang bisa Kamu lakukan ialah, turunkan suhu air ketika mandi dan bilas rambut Kamu dengan air dingin.

5. Tidak Potong Rambut dengan Teratur

Memotong rambut secara teratur dapat membantu proses pertumbuhan yang sehat dan mencegah penipisan. Tapi, kalau Kamu tidak mau potong rambut karena masih pendek atau ingin punya panjang, cukup hilangkan rambut bercabang yang kering, rapuh, dan mati. Jika tidak dihilangkan, rambut bercabang tersebut akan menjalar ke batar rambut dan kulit kepala. Bisa menyebabkan lebih banyak kerontokan. Idealnya, potong ujung rambut bercabang setiap 12 minggu.

Baca Juga:  Kabar Baik, Ini Lokasi Vaksin Covid-19 untuk Lansia, Datang Saja Tanpa Registrasi

Baca juga: Manfaat Santan untuk Kesehatan Rambut dan Kulit

Referensi:

Bright Side. 10 Daily Habits That Are Causing Your Hair to Thin

NDTV. 7 Everyday Habits That Cause Hair Loss

Miss Kyra. All the habits that can cause hair loss

Comment

Terbaru