14 Warga Singapura Terpapar Covid-19 di Hotel Mewah, Diduga Gegara Handuk

KalbarOnline.com – Klaster penyebaran Covid-19 di Singapura muncul dari hotel bintang 5. Pasien diduga tertular di dalam hotel saat mengikuti program karantina atau Stay Home Notice (SHN) di hotel Mandarin Orchard Singapore.

Total ada 14 orang yang dinyatakan positif Covid-19. Padahal, Departeman Kesehatan mengatakan mereka ini sebelumnya memiliki hasil tes negatif selama tes swab tanggal 19 dan 21 Desember. Mereka juga tidak memiliki gejala Covid-19.

“Dia diswab lagi setelah menyelesaikan karantina di rumah pada hari Kamis, dan pulang setelah tes. (Namun) hasil tesnya kembali positif malam itu dan dia dibawa ke rumah sakit keesokan harinya,” kata kementerian kesehatan dilansir dari Strait Times Sabtu (26/12/2020).

Baca Juga :  Menangi Pilkada Bandar Lampung, Eva-Deddy Didiskualifikasi karena TSM

Para ahli meminta hal itu diselidiki sebab faktor manusia (human factor) diduga kuat penyebabnya. Apalagi uniknya, kasus penularan ini terjadi dengan virus corona bergenom yang sama, ada kemiripan. Padahal mereka datang dari 10 negara berbeda.

Ahli Penyakit Menular, Profesor Ooi Eng Eong dari Duke-NUS Medical School, menyarankan agar penularan di hotel mewah ini diselidiki dan prosedur operasi standar harus diaudit.

“Pemerintah mengambil pandangan serius terhadap setiap pelanggaran dalam protokol dan akan menyelidiki dan mengambil tindakan jika ada ketidakpatuhan.”

Kesimpulan sementara, semua pasien ini terinfeksi dari satu sumber dan bisa saja terjadi di hotel itu sendiri.

Baca Juga :  Antara Tidak Takut Corona dan Takut Pada Allah SWT!!! Yuk Simak Dalilnya

Dalam sebuah pelatihan, Associate Professor Hsu Liyang dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Saw Swee Hock, dan ahli penyakit menular lainnya mengatakan kemungkinan penularan bisa saja terjadi melalui seprai dan handuk hotel.

“Sebuah sumber tunggal untuk penyebaran virus (itu) tidak mungkin. Jika mereka tidak bertemu satu sama lain, maka bisa jadi staf hotel atau fomites (objek) yang membentuk rantai transmisi.”

“Apakah penyebarannya bisa melalui handuk dan seprai akan tergantung pada bagaimana ini didistribusikan setelah dibersihkan,” katanya. [rif]

Comment