by

Tampil Beringas, Lawan Tumbang 4 Kali, Pertahankan 4 Gelar Juara Dunia

KalbarOnline.com-Anthony Joshua sukses mempertahankan empat sabuk juara kelas berat yang dia genggam. Yakni juara dunia WBA (Super), IBF, WBO, dan IBO. Dalam pertarungan di The SSE Arena, London hari ini (13/12), superstar tinju asal Inggris tersebut mengalahkan penantangnya, Kubrat Pulev asal Bulgaria.

Joshua tampil sangat luar biasa. Dia benar-benar menghancurkan dan membantai Pulev. Joshua menang KO solid pada ronde 9. Dan sebelum mendapatkan kemenangan itu, Joshua mengirim Pulev jatuh dan mencium kanvas empat kali.

Pertarungan hari ini benar-benar menunjukkan gaya dan versi baru dari Joshua. Dia lebih sabar. Powernya meningkat dengan pesat. Joshua lebih agresif dan menunjukkan passion yang sangat besar dalam bertinju.

Baca Juga: Tyson Fury: Hey Joshua, yang Aku Inginkan Hanya Ingin Meninju Wajahmu

Joshua juga lebih disiplin dalam pertarungan ini. Dia konsisten melancarkan jab-jab berbahaya yang tidak bisa ditahan oleh Pulev. Saat pertarungan masih berumur tiga ronde, Joshua sudah menjatuhkan Pulev.

Sebuah pukulan keras tangan kanan benar-benar membuat Pulev kesakitan. Dan itulah yang menjadi momentum terbesar kemenangan Joshua dalam pertarungan ini.

Setelah berhasil kembali menumbangkan Pulev, Joshua tak mengendurkan serangan. Pada ronde kesembilan, dia maju memburu dengan sangat agresif. Joshua melesat dengan mendaratkan empat pukulan upercut secara beruntun dan berujung pada tumbangnya Pulev.

Wasit Deon Dwarte mulai menghitung. Sebelum hitungan kesepuluh, Pulev ternyata berhasil bangkit. Tetapi itu hanyalah sementara. Joshua kembali menghajar Pulev dengan kombinasi pukulan tangan kanan dan kiri.

Dan kondisi inilah yang membuat Pulev akhirnya kalah. Total, Joshua mengirim Pulev ke kanvas sebanyak empat kali.

“Saya sudah melakukan cara bertinju yang terbaik,” kata Joshua sebagaimana dilansir USA Today. Memang, pertarungan ini sangat memuaskan bagi Joshua. Sebab, petinju berusia 31 tahun itu sudah lama tak menang KO. Kali terakhir dia menang KO yakni melawan petinju Rusia Alexander Povetkin pada 22 September 2018 alias lebih dari dua tahun lalu.

Apalagi, Joshua sempat kehilangan gelarnya karena kalah KO pada ronde ketujuh dari Andy Ruiz Jr. “Saya memilih beberapa pukulan dan menggabungkannya menjadi satu. Ketika pukulan itu sukses, maka pertarungan saya menjadi sukses. Seperti yang sudah saya bilang, ngomong sedikit, lebih banyak aksi. Saya bahkan tidak mau melakukan wawancara. Saya hanya ingin fans mengapresiasi kerja keras,” tegas peraih emas Olimpiade London 2012 itu.

Setelah ini, yang menarik adalah menunggu siapa lawan Joshua berikutnya. Oleksander Usyk adalah penantang utama pada kelas berat WBO. Namun, semua orang tampaknya sudah tidak sabar menunggu duel raksasa. Yakni sebuah pertarungan perebutan gelar juara dunia sejati melawan juara dunia kelas berat WBC Tyson Fury.

Comment

Terbaru