by

5 Masalah Kesehatan Payudara yang Sering Terjadi

Sebagai wanita, salah satu bagian tubuh yang membutuhkan perhatian adalah payudara. Wanita wajib melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin untuk mendeteksi adanya masalah pada payudara. Masalah kesehatan payudara apa sajakah yang umum dijumpai?

Masalah Kesehatan Payudara

Berkaitan dengan kesehatan payudara, inilah masalah yang paling sering dijumpai:

1. Benjolan di payudara

Salah satu hal yang dapat dideteksi dari pemeriksaan payudara secara fisik adalah adanya benjolan atau lumps. Tidak semua benjolan pada payudara merupakan bentuk dari kanker payudara. Jika ditemukan benjolan di payudara pada saat dilakukan pemeriksaan fisik, maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih jauh untuk menentukan apakah benjolan tersebut berbahaya atau tidak.

Pemeriksaan lanjutan ini dapat dilakukan dengan mamografi, breast ultrasound atau USG payudara, dan dapat dilanjutkan dengan biopsi atau pengambilan sampel benjolan yang terjadi tersebut. Mamografi biasanya dilakukan bagi wanita di atas 30 tahun, namun mamografi juga dapat dilakukan untuk wanita di bawah usia 30 tahun jika pemeriksaan USG payudara kurang dapat menggambarkan benjolan yang terjadi.

Terjadinya benjolan ini dapat berkaitan dengan siklus menstruasi dan terkadang benjolan dapat menghilang setelah siklus menstruasi selesai. Sehingga jika pemeriksaan dilakukan sebelum hari pertama siklus menstruasi seorang wanita maka biasanya akan dilakukan pemeriksaan ulang setelah siklus menstruasi selesai.

Baca juga: Cara Mengencangkan Payudara Kendur yang Efektif

2. Payudara terasa nyeri

Umumnya, payudara terasa nyeri dan terasa mengeras menjelang awal siklus menstruasi. Hal ini disebabkan perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh dan nyeri yang dirasakan biasanya terjadi di kedua payudara.

Namun nyeri pada payudara juga bisa jadi tidak berhubungan dengan siklus menstruasi. Hal ini biasanya disebabkan karena hal di luar payudara, seperti cedera pada otot atau jaringan penghubung, atau dapat juga berhubungan dengan kondisi organ lain seperti jantung atau jika terjadi refluks asam lambung. Nyeri jenis ini biasanya terjadi baik di salah satu atau kedua payudara.

Jika nyeri payudara terus-menerus terjadi terutama di luar masa menstruasi, sebaiknya Geng Sehat memeriksakan diri ke dokter. Namun tenang saja, nyeri pada payudara tanpa adanya benjolan biasanya bukan merupakan tanda dari kanker payudara.

3. Bentuk puting payudara berubah

Puting payudara yang berubah bentuk misalnya menjadi masuk ke dalam umum ditemui pada ibu yang telah selesai menyusui dan dalam kondisi ini biasanya bukan merupakan sesuatu yang harus dikhawatirkan. Namun jika perubahan bentuk puting terjadi tanpa adanya penyebab yang jelas, sebaiknya Geng Sehat memeriksakan hal ini kepada dokter.

Baca juga: Mencapai Orgasme dengan Sentuhan Puting Payudara

4. Keluarnya cairan dari puting payudara

Puting payudara dapat mengeluarkan cairan terutama setahun hingga dua tahun setelah melahirkan, atau jika seorang wanita sedang mengonsumsi obat tertentu, atau jika terjadi kondisi patologis di otak yang merangsang pengeluaran hormon prolaktin yang berfungsi menstimulasi pembentukan air susu.

Cairan yang keluar dari puting payudara juga dapat menjadi tanda terjadi infeksi serta peradangan. Segera periksakan diri ke dokter terutama jika cairan yang keluar dari puting berupa darah. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan dengan USG payudara atau mamografi untuk menentukan penyebab kondisi tersebut.

5. Perubahan kondisi kulit di area payudara

Kulit di area payudara dapat mengalami masalah seperti gatal, kemerahan, atau menjadi lebih kasar. Hal ini biasanya bukan merupakan hal yang serius dan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari.

Namun jika hal ini berlangsung terus-menerus, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter karena hal ini dapat menjadi tanda dari penyakit seperti Paget disease atau infeksi kulit.

Geng Sehat, itulah dia lima masalah kesehatan yang umum terjadi pada payudara. Beberapa kondisi bersifat ringan dan bukan merupakan sesuatu yang harus dikhawatirkan, namun jika masalah yang terjadi menetap dalam waktu yang lama sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tetap lakukan pemeriksaan fisik payudara mandiri ya, untuk mendeteksi adanya perubahan sedini mungkin. Salam sehat!

Baca juga: 5 Cara Mengurangi Risiko Terkena Kanker Payudara

Referensi:

Staradub, V., 2020. Patient Education: Common Breast Problems (Beyond The Basics). [online] Uptodate.com.

Comment

News Feed