Sutarmidji : Jiwa Berkurban Harus Terus Dipupuk

Sutarmidji : Jiwa Berkurban Harus Terus Dipupuk
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji saat menyerahkan sapi kurban kepada pengurus Masjid di Pontianak (Foto: Jim)

Satu ekor sapi dari Presiden dan 30 ekor sapi dari Pemkot Pontianak untuk Kurban

KalbarOnline, Pontianak – Sebanyak 30 ekor sapi dari jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak diserahkan untuk kurban Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah. Dari 30 ekor sapi itu, Wali Kota Pontianak, Sutarmidji dan Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono masing-masing menyerahkan satu ekor sapi secara pribadi.

Selain 30 ekor sapi, satu ekor sapi jenis limosin seberat 850 kilogram merupakan bantuan dari Presiden RI yang diserahkan secara simbolis oleh Pj Gubernur Kalbar, Dodi Riyadmadji kepada Wali Kota Sutarmidji, selanjutnya diserahkan kepada Pengurus Masjid Jami Pontianak di halaman depan Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (22/8/2018).

Momentum Hari Raya Idul Adha ini, Sutarmidji mengajak seluruh umat Islam mengenang kembali bagaimana perjuangan dan pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail saat mendapat perintah dari Allah. Hingga kini, apa yang telah dilakukan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail pada masa silam, membuat tatanan kehidupan masyarakat semakin baik.

“Jiwa berkurban dan saling membantu itu harus terus dipupuk. Kalau itu bisa dilakukan dengan baik, Insya Allah kedamaian dan kenyamanan untuk beribadah dan menjalankan kehidupan sehari-hari akan lebih baik,” ujarnya.

Sementara Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menambahkan, Hari Raya Kurban ini sebagai momentum untuk saling berbagi.

“Berkurban untuk agama, masyarakat dan keluarga,” katanya.

Meskipun belum ada data pasti jumlah hewan kurban di wilayah Kota Pontianak, Edi meyakini pasti ada peningkatan dari tahun ke tahun termasuk tahun 2018 ini.

“Kita yakin jumlah hewan kurban pasti meningkat setiap tahunnya. Ini menandakan umat muslim di Kota Pontianak sudah semakin meningkat ketaatannya dalam menjalankan ajaran agama Islam,” imbuhnya.

Menanggapi bencana asap yang kian pekat di wilayah Kota Pontianak, ia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berdoa supaya di Pontianak dan seluruh wilayah Kalbar turun hujan sehingga asap semakin berkurang.

“Mari kita semua bersama-sama mendoakan supaya turun hujan sehingga bencana asap ini segera berakhir,” pungkasnya. (jim)

Tinggalkan Komentar