Cek Kebenaran Isu di Sosial Media, Warga Datangi PT KIP

Penyerahan klarifikasi secara tertulis yang ditandatangani bersama oleh perwakilan masyarakat dan pihak perusahaan (Foto: Adi LC)
Penyerahan klarifikasi secara tertulis yang ditandatangani bersama oleh perwakilan masyarakat dan pihak perusahaan (Foto: Adi LC)

Soal ‘Patung Tokoh Komunis China dan Papan Jalan Dengan Huruf Mandarin’

KalbarOnline, Ketapang – Warga yang tergabung dalam Forum Solidaritas Desa Sei Awan Kanan mendatangi langsung pabrik Ketapang Ecology And Agriculture Forestry Industrial Park (PT.KIP) yang berlokasi di Desa Sei Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, Ketapang, Rabu (18/7).

Kedatangan warga yang didampangi perwakilan dari Kecamatan Muara Pawan, Polsek Muara pawan, DPC SBPP, dan para pekerja untuk mengecek langsung situasi dan kondisi di pabrik dan meminta pihak perusahaan memberikan penjelasan terkait informasi yang beredar di sosial media (Sosmed) mengenai ‘Kantor Polisi Bersama’ serta isu plang papan nama jalan yang ditulis menggunakan huruf mandarin di lokasi PT KIP.

Ketua Forum solidaritas Desa Sei Awan Kanan, Neri Sumartono mengatakan agar pihak perusahaan dalam menjalankan operasionalnya tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan senantiasa mematuhi peraturan.

“Kita meminta penjelasan dari perusahaan terkait informasi yang sudah menjadi viral di media sosial,” ujarnya.

Neri Sumartono yang juga merupakan Ketua BPD Desa Sei Awan Kanan ini juga siap mendukung perusahaan jika memang dalam operasionalnya sesuai dengan prosedur, mengingat saat ini dampak positif dengan adanya perusahaan sudah banyak dirasakan oleh warga.

“Di sini banyak warga kita yang bekerja dan mencari makan di PT KIP dan PT BSM, jadi kita tidak ingin ada isu-isu yang tidak sedap sehingga dapat mengganggu operasional perusahaan yang dapat berakibat pada keberlangsungan mata pencarian warga,” ungkapnya.

Dalam Kesempatan itu, perwakilan DPC SBPP, Verry Liem menghimbau kepada para pekerja di lingkungan PT KIP dan PT BSM agar menjaga situasi yang aman dan nyaman serta tidak mudah untuk terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Karena pada akhirnya akan merugikan semua pihak, serta meminta transparansi perusahaan dalam perekrutan tenaga kerja, terutama tenaga kerja asing,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT KIP, Li Jiangang yang diwakili oleh penerjemahnya, Asun mengatakan pihak perusahaan berkomitmen untuk membangun dan bekerja sama dengan masyarakat di sekitar lokasi pabrik dengan tetap patuh pada peratutan yang ada.

“Kita disini sudah mematuhi semua aturan dan kita juga berkomitmen membangun terkait permasalah papan nama jalan di sosial media itu bukan di tempat kita,” ujar Asun.

Ia juga menjelaskan terkait ‘Kantor Polisi Bersama’ yang sempat viral di pemberitaan tersebut tidak ada dan itu sudah diklarifikasi oleh Kapolres Ketapang. Selain itu ia juga membantah jika ada di lokasi perusahaan terdapat patung tokoh komunis china.

“Patuh itu adalah patung legenda Tiongkok yang merupakan patung tukang kayu. Filosopi dari patung tukang kayu tersebut melambangkan sikap pekerja keras dan rajin. Jadi tidak benar itu adalah pantung tokoh komunis,” jelasnya.

Usai melakukan memberikan penjelasan kepada warga Desa Sei Awan Kanan pihak perusahaan melakukan klarifikasi secara tertulis yang ditandatangani bersama oleh perwakilan dari Kecamatan Muara Pawan, Polsek Muara pawan, DPC SBPP dan para pekerja sebagai saksi dalam klarifikasi tertulis pihak perusahaan kemudian mengajak berkeliling untuk mengecek langsung kondisi pabrik PT KIP. (Adi LC)

Tinggalkan Komentar