Buka Advokasi dan Sosialisasi KLA di Kapuas Hulu, Ini Kata Wabup Anton

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, Secara Simbolis Menandatangani Banner Komitmen Kapuas Hulu Sebagai Kabupaten Layak Anak (Foto: Ishaq)
Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, Secara Simbolis Menandatangani Banner Komitmen Kapuas Hulu Sebagai Kabupaten Layak Anak (Foto: Ishaq)

Anton: Kapuas Hulu Siap Jadi Kabupaten Layak Anak

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, SH secara resmi membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Kabupaten Layak Anak (KLA), yang berlangsung dirumah Melayu Kapuas Hulu, pada Kamis (8/3).

Wabup Anton dalam sambutannya mengatakan bahwa KLA sebagai wujud nyata dari konvensi hak anak dan sesuai Undang-undang tentang perlindungan anak serta kebijakan yang terkait dengan hak anak dan perlindungan anak.

“Kabupaten, dapat dikategorikan sebagai Kabupaten layak anak, apabila telah menenuhi hak-hak anak yang diukur dengan indikator Kabupaten layak anak. Indikator tersebut meliputi dua hal yang perlu diperhatikan yaitu penguatan kelembagaan dan pemenuhan lima klaster anak,” tutur Wabup Anton.

Dikatakan Wabup Anton, lima klaster tersebut diantaranya, adanya Perda KLA, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga, kesehatan dasar dan kesejahteraan pendidikan, kegiatan budaya dan perlindungan khusus.

Ditambahkan Wabup Anton, kegiatan ini memiliki makna yang penting, mengingat banyaknya kasus kekerasan terhadap anak yang sering terjadi belakangan ini.

“Pada tahun 2017, ada 15 kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kapuas Hulu,” tukasnya.

“Tentu, Pemerintah Kapuas Hulu berkomitmen dalam memenuhi ketentuan yang menjadi indikator sebuah KLA di Kabupaten Kapuas Hulu,” tegasnya.

Kegiatan Advokasi dan Sosialisasi dipasilitasi Dinas Sosial Perempuan Anak dan KB Kabupaten Kapuas Hulu, sejumlah Kepala SKPD, Camat, Lurah, TNI Polri, Kejaksaan Negeri, Organisasi Masyarakat (Ormas) dan undangan lainnya. (Ishaq)

Tinggalkan Komentar