Hadiri Perayaan Natal Bersama Tahun 2017, Bupati Martin Ajak Perkokoh Kerukunan Antar Umat Beragama

Bupati Ketapang, Martin Rantan, Foto Bersama, Usai Kegiatan Perayaan Natal Bersama Tahun 2017 di Ketapang (Foto: Hms)
Bupati Ketapang, Martin Rantan, Foto Bersama, Usai Kegiatan Perayaan Natal Bersama Tahun 2017 di Ketapang (Foto: Hms)

KalbarOnline, Ketapang – Setelah melakukan beberapa rangkaian kegiatan bakti sosial seperti layanan kesehatan donor darah di RSUD Agoesdjam Ketapang.

Kemudian kerja bakti di Pasar Rangge Sentap dan lain sebagainya.

Puncak perayaan Natal PNS, TNI-Polri, DPRD, BUMN, BUMD, Purnawirawan dan Pensiunan se Ketapang 2017 berlangsung di Borneo Emerald Hotel Ketapang, Sabtu (14/1).

Ketua Panitia, Mateus Yudi mengatakan tema Natal 2017 yaitu “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintahkan Dalam Hatimu (kolose 3,15)”.

Matheus menjelaskan rangkaian kegiatan donor darah yang berlangsung di RSUD Agoesdjam Ketapang diikuti juga dari TNI, Polri, PNS, DPRD, BUMN dan BUMD.

Selian itu dilakukan juga kerja bakti di Pasar Rangge sentap yang ikut melibatkan ratusan masyarakat dari Polri, Dinas terkait seperti Dinas kebersihan dan para pelajar.

“Hikmah natal adalah lahirnya sang juru selamat yaitu Yesus kristus Tuhan. Dengan perayaan Natal bersama seperti ini kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi antar masyarakat. Sehingga mempererat tali persaudaraan. Semoga kedepannya acara seperti ini tetap kita laksanakan secara rutin,” kata Matheus.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Martin Rantan dalam sambutannya mengatakan dengan perayaan Natal bersama ini dapat meningkatkan hubungan baik antar umat Kristiani dengan masyarakat dan Pemerintah.

Bupati juga mengajak umat Kristiani untuk mensyukuri anugerah Tuhan yang telah diterima selama ini.

“Dengan rasa syukur kita mampu melangkah lebih baik lagi untuk mewujudkan panggillan Nya sebagai umat Tuhan untuk beraksi, bersekutu dan melayani umat ditengah arus globalisasi,” kata Bupati.

Perayaan Natal bersama tersebut disampaikan Bupati dengan maksud menjalin hubungan dan motivasi dalam pelayanan yang lebih prima transfaran dan akuntable kepada masyarakat. Bagi umat kristiani menurut Bupati bahwa perayaan Natal didalam kitab perjanjian baru disebutkan bahwa pada malam Natal Yesus kritstus lahir untuk membawa perdamaian dan penyelematan bagi umat manusia.

Dijelaskan Bupati oleh sebab itu umat Kristiani menyambut dan merayakan Natal dengan kegembiraan suasana suka cita dan penuh harapan.

Kepada umat beragama, tokoh masyrakat Bupati meminta untuk pro aktif memperkokoh kerukunan umat beragama menuju masa depan yang lebih baik.

“Marilah kita memahami makna dan hakekat agama agar keragaman dan perbedaan mendatangkan rasa aman dan damai yang dilandasi oleh neilai-nilai ajaran kegamana yang kita yakini dalam upaya meningkatkan peratuan dan kesatuan,” tandas Bupati. (Adi LC/Hms)

Tinggalkan Komentar