Pimpin Apel Bulanan Pemkab Sintang, Bupati Ingatkan Netralitas ASN di Pilgub Kalbar

Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Memimpin Apel Bulanan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Memimpin Apel Bulanan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Pasca cuti bersama hari raya natal 25 Desember 2017 dan tahun baru 2018, Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar kegiatan apel bulanan sekaligus silaturahmi bersama para pejabat dengan para ASN yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, yang dilangsungkan di Halaman Kantor Bupati Sintang, Senin pagi (8/1).

Bupati Sintang bertindak selaku pemimpin apel, dan dihadiri pula Wakil Bupati Sintang, Askiman, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kapolres Sintang, dan jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada dilingkungan Pemerintah Kabuapaten Sintang.

Pada amanat apelnya, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa ditahun 2018 disebut tahun penguatan pada RPJMD Kabupaten Sintang.

“Jadi kita belajar dari pengalaman ditahun 2017, sehingga di tahun 2018 ini kita isi upaya untuk memaksimalkan target 6 prime mover pembangunan, seperti program pengurangan kemiskinan, perbaikan infrastruktur dasar, pelayanan publik yang lebih baik dan penguatan nilai tambah produk lokal,” kata Bupati.

Bupati Jarot juga mengajak kepada seluruh ASN yang ikut hadir dalam pelaksanaan apel bulanan bahwa untuk tetap satu langkah dalam berfikir dan bertindak.

“Kita harus seirama dalam bekerja, harus kompak, karena kalau kita kompak selalu bekerja dengan serius dan mampu maka kita dapat mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Sintang,” ajaknya.

Bupati menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang mengejar target-target prime mover pembangunan.

“Kita harus menambah tenaga, pikiran waktu dan semangat juang dalam membangun Kabupaten Sintang, kecepatan dan ketepatan bekerja harus menjadi fokus kita di tahun 2018, ingatlah kita serius bekerja tiada henti,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut pula, tak lupa Bupati Sintang mengingatkan bahwa ASN tidak boleh ikut dalam politik praktis mengingat 2018 merupakan tahun politik pada pemilihan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat.

“Kita ingatkan jangan terjebak pada dukung mendukung politik praktis, kemudian pada proses pelaksanaan pilkada kita harus kawal agar berjalan dengan baik dan jujur adil,” pesannya mengingatkan. (Sg)

Tinggalkan Komentar