7 Kabupaten Ikuti Kejuaraan Sport Tourism Volly Pasir se-Kalimantan Barat di Ketapang

KalbarOnline, Ketapang – Bersama Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Ketapang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Ketapang menyelenggarakan Sport Tourism Volly Pasir se-Kalimantan Barat di Pantai Usu Akok Sungai Jawi (PUAS), Desa Sungai Jawi, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (14/10/2023).

Wakil Bupati (Wabup) Ketapang, Farhan memberikan apresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan kejuaraan ini. Menurutnya kejuaraan ini tidak harus diselenggarakan oleh organisasi olahraga, namun juga dapat digelar oleh masyarakat sekitar.

“Saya berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan, apakah itu diselenggarakan oleh organisasi seperti PBVSI atau masyarakat yang penting itu tetap dikoordinasikan atau meminta izin kepada PBVSI,” ujar Farhan.

Dirinya menilai, dengan adanya kejuaraan ini akan berdampak kepada masyarakat di sekitar pantai dari segi ekonomi maupun pariwisata, yang semula pantai hanya digunakan nelayan untuk mencari ikan saat ini juga dapat sebagai tempat rekreasi yang akan dikunjungi banyak orang.

“Kegiatan ini sekaligus dapat mempromosikan pariwisata khususnya Pantai Penaga ini, pantai ini sudah lama tidak aktif. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan dampak perkembangan ekonomi khususnya pedagang-pedagang kecil di wilayah Desa Sungai Jawi,” ucapnya.

Baca Juga :  Tanggapi Desakan Warga, PLN UP3 Ketapang Targetkan Triwulan I 2019 ‘Nyala’

Ketua PBVSI Kabupaten Ketapang, Uti Royden Top memaparkan, pada kejuaraan ini diikuti sebanyak 66 tim voli pantai dari 7 kabupaten/kota di Kalimantan Barat dan berlangsung selama tiga hari dengan total 88 kali pertandingan.

“66 tim ini dari tujuh kabupaten kota, mulai dari Bengkayang, Sambas, Landak, Kayong Utara, Kota Pontianak, Kubu Raya dan tentunya Kabupaten Ketapang sebagai tuan rumah,” paparnya.

Uti menjelaskan, Pemkab Ketapang mempercayakan PBVSI Ketapang untuk menyelenggarakan kejuaraan ini, seluruh tim akan bertanding dengan menggunakan 3 lapangan yang sudah disiapkan sebelumnya. Kejuaraan dapat diselenggarakan berkat kerjasama dan komunikasi yang baik kabupaten dan provinsi.

“Ini sudah dikatakan berhasil, kami mendapat kepercayaan dari pemerintah daerah untuk melaksanakan serta didukung lagi oleh komunikasi yang baik antara pemkab dan pemprov, juga PBVSI Kalbar,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ketapang, Junaidi Firawan mengatakan, turnamen ini digelar dalam rangka mempromosikan objek wisata di Kabupaten Ketapang, khususnya Pantai Usu Akok Sungai Jawi ini.

Baca Juga :  Program Transfer of Technology PT WHW Kembangkan Nilai Tambah Hilirisasi Industri Mineral

“Jika ini sukses, mudah-mudahan di tahun depan kami kembali dapat menggelar Kejurda dan open turnamen tingkat nasional, tadi saya sudah diskusi dengan ketua harian PBVSI Kalbar, Pak Rizal akan membawa forum ini ke Rakernas PBVSI di Jakarta, mudahan-mudahan ini dapat terealisasi,” tuturnya.

Junaidi mengaku, dipilihnya Pantai Sungai Jawi sebagai venue Kejurda Junior dan Open Turnamen Voli Pasir se-Kalimantan Barat dikarenakan aksesibilitas yang mudah dijangkau. Kondisi pantainya juga dinilai sangat representatif.

“Kami harap semua pihak dan seluruh masyarakat dapat menjaga kebersihan pantai, sehingga destinasi pantai ini dapat dikunjungi, warga lokal, Kalbar maupun nasional,” ucapnya.

Acara pembukaan kejuaraan ini berlangsung sangat meriah. Dihadiri masyarakat sekitar dengan diiringi musik pentas serta pembagian berbagai hadiah menarik mulai dari sepeda, kulkas, barang elektronik hingga hadiah hiburan lainnya. (Adi LC)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment